![]() |
| Camat Rumbai Barat Fachruddin Panggabean, S.Sos., M.AP., (kiri) |
Camat: Kebersihan Bukan Seremonial, Harus Jadi Komitmen Bulanan
LUGAS | PEKANBARU — Kecamatan Rumbai Barat bergerak cepat menjelang Penilaian Adipura 2025. Melalui surat edaran resmi, Camat Rumbai Barat Fachruddin Panggabean, S.Sos., M.AP., memerintahkan seluruh lurah, RT/RW, LPM, dan warga untuk memperkuat kebersihan lingkungan, terutama di titik-titik penilaian yang telah ditetapkan.
Aksi gotong royong massal yang digelar Minggu (16/11/2025) bukan sekadar agenda rutin, tetapi operasi bersih besar-besaran untuk memastikan Rumbai Barat tampil layak dinilai sebagai kawasan yang tertib, bersih, dan berwawasan lingkungan.
Aksi Bersih Difokuskan pada Titik-Titik Penilaian Utama
Pembersihan dilakukan secara terstruktur di lokasi strategis yang menjadi tolok ukur Adipura, di antaranya:
* Permukiman:RT 05 RW 05 Agrowisata
* Jalan Lingkungan: Jl. Ikan Kalang RW 03 Muara Fajar Timur
* Pasar: Jl. Tengku Kasim Perkasa Kel. Maharani
* Pertokoan: Jl. Sri Palas
* Perkantoran: Kantor Camat Rumbai Barat
* Sekolah: SDN 107 Agrowisata
* Faskes: Puskesmas Rumbai Bukit
* Bank Sampah & TPS 3R: beberapa titik prioritas
* Saluran Terbuka & Perairan: pembersihan gulma, sampah, dan sedimentasi
Setiap titik penilaian diwajibkan mencapai standar kebersihan sesuai indikator Adipura.
Dalam pernyataan tegas melalui Media, Camat Fachruddin memberi penekanan bahwa gotong royong tidak boleh berhenti pada momentum Adipura saja.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh warga Rumbai Barat yang ikut turun gotong royong. Tapi ingat, kebersihan bukan acara seremonial. Saya minta RT dan RW melaksanakan gotong royong minimal sekali setiap bulan. Lingkungan bersih dan indah bukan pilihan—itu kewajiban kita bersama.”
Ia juga menegaskan pentingnya memelihara budaya peduli lingkungan:
"Mari kita tanamkan kembali semangat gotong royong. Jika warga kompak, tidak ada tantangan lingkungan yang terlalu berat.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa Kecamatan tidak lagi memberi ruang untuk lingkungan kumuh akibat abainya pengelolaan kebersihan.
Adipura 2025: Momentum, Bukan Motivasi Sementara
Persiapan intensif ini menjadi pengingat bahwa kebersihan wilayah tidak boleh bergantung pada momen penilaian. Pemerintah kecamatan mendorong masyarakat menjadikan gotong royong sebagai kebiasaan kolektif.
Kompak, tertib, dan saling mendukung adalah kunci agar Rumbai Barat tidak hanya bersih saat dinilai, tetapi bersih setiap hari.



