LUGAS | PEKANBARU — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru menggelar acara lepas sambut Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Senin pekan ini. Benteng Hilton Telaumbanua, S.E., resmi meninggalkan jabatannya setelah mendapatkan promosi sebagai Kepala Kantor SAR Kelas B Mentawai. Posisi tersebut kini diemban Johan Saputra Edon, S.Kom., M.Sc.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian struktural, tetapi bentuk penghargaan atas kinerja dan kepercayaan pimpinan kepada pejabat yang dinilai layak naik kelas.
“Saya mewakili seluruh rekan mengucapkan selamat kepada Pak Benteng atas pencapaian ini. Promosi adalah indikator kinerja — semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab yang diemban,” jelas Budi.
Pejabat Baru Diminta Langsung Tancap Gas
Dalam kesempatan tersebut, Budi memberikan pesan khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Johan Saputra Edon. Ia menekankan pentingnya percepatan kerja, terutama pada sektor operasional yang menjadi jantung tugas Basarnas.
“Kepada Pak Johan, tingkatkan semangat dan kinerja. Banyak hal yang harus segera kita laksanakan bersama. Core bisnis kita adalah siaga, latihan, dan operasi,” ujar Budi tegas.
Pergantian Pejabat Berlangsung di Tengah Agenda Besar
Menariknya, transisi kepemimpinan ini berlangsung bertepatan dengan persiapan agenda internasional. Dalam minggu ini, Kantor SAR Pekanbaru dijadwalkan melaksanakan latihan bersama Indonesia –Singapura (Indopura), sebuah simulasi kecelakaan pesawat di perairan Riau. Program ini merupakan bagian dari joint operation untuk meningkatkan respons darurat di wilayah perbatasan.
“Latihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan respons terhadap insiden kedaruratan penerbangan,” terang Budi.
Di Tengah Latihan Internasional, Tiga Operasi SAR Berjalan Simultan
Selain mempersiapkan latihan internasional, tim SAR Pekanbaru juga menghadapi tiga operasi aktif sekaligus di wilayah Riau:
* Man Over Board (MOB) di perairan Dumai
* Kecelakaan kapal akibat tabrakan boat pancung di Tembilahan
* Operasi SAR di kawasan Sinaboi, Bagansiapiapi
Ketiganya membutuhkan respons cepat seiring tingginya potensi risiko di wilayah perairan.
“Pada prinsipnya, seluruh operasi harus dijalankan dengan prinsip cepat, tepat, dan selamat. Itu standar utama setiap kegiatan SAR,” tutup Budi Cahyadi.
Pergantian pejabat, agenda latihan internasional, dan operasi simultan yang terjadi bersamaan mencerminkan tingginya dinamika tugas SAR Pekanbaru. Namun demikian, seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan satu hal: profesionalisme dan kesiapsiagaan tetap menjadi fondasi utama Basarnas dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Sumber Humas SAR Pekanbaru

