LUGAS | TAPSEL, SUMUT — Upaya pencarian korban tanah longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), masih berlangsung intensif hingga Sabtu (29/11/2025). Longsor yang terjadi pada 26 November 2025 sekitar pukul 21.00 WIB ini menimbun sedikitnya 10 rumah dan menelan korban 22 jiwa.

Hingga hari ketiga, enam korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 16 lainnya masih dinyatakan hilang.

Basarnas Pekanbaru Kerahkan 12 Personel Tambahan

Untuk memperkuat operasi pencarian, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menurunkan 12 personel ke lokasi kejadian. Penguatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap operasi SAR yang dipimpin Kantor SAR Medan sebagai wilayah kerja utama.

“Kami menurunkan personel untuk membantu mempercepat proses pencarian di lokasi yang kondisi medan sangat berat. Setiap detik sangat berarti dalam operasi seperti ini,” ujar Budi Cahyadi.

Tim tambahan dari Pekanbaru bergabung dengan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Medan, Brimob Polda Sumut, Babhinkamtibmas, Babinsa Kecamatan Sangkunur, Satpol PP, perangkat desa, dan masyarakat.

Kondisi Medan Sulit, Alat Berat Dikerahkan

Kepala Desa Batu Godang, Mahmudin Sihombing, menjelaskan bahwa lokasi longsor berada di area perbukitan yang berbatasan langsung dengan Perkebunan PT Hapesong. Material longsor yang tebal dan meluas membuat pencarian manual nyaris tidak mungkin dilakukan.

PT Hapesong mengerahkan alat berat excavator untuk membantu mempercepat proses pengerukan material tanah.

“Tanah menimbun hampir seluruh rumah warga. Bantuan alat berat sangat membantu, namun tetap harus hati-hati untuk menghindari risiko terhadap korban yang belum ditemukan,” kata Mahmudin.

Rincian Korban: 6 Meninggal, 16 Belum Ditemukan

Berdasarkan data pemerintah desa, terdapat 22 korban terdiri dari 14 laki-laki dan 8 perempuan. Berikut datanya:

Korban Belum Ditemukan (16 orang)

1. Parmin (L)

2. Runta (P)

3. Edi (L)

4. Semini (P)

5. Riska (P)

6. Amanda (P)

7. Amel (P)

8. Yuda (L)

9. Waso (L)

10. Rizal (L)

11. Basuki (L)

12. Samina (P)

13. Canra (L)

14. Dani (L)

15. Reno (L)

16. Zana (L)

Korban Ditemukan Meninggal Dunia (8 orang)

1. Ondos (41) – L

2. Irwan (29) – L

3. Ayu (23) – P

4. Jambul (35) – L

5. Husein (70) – L

6. Tasya (15) – P

7. Riska - P 

8. Waso - L

Operasi SAR Masih Terus Dilakukan

Operasi pencarian dilakukan dengan pola kombinasi:

• pengerukan material longsor menggunakan alat berat,

• penyisiran manual oleh tim SAR gabungan,

• pengamanan area dari potensi longsor susulan,

• koordinasi berkelanjutan dengan keluarga korban.

Basarnas menyebutkan bahwa kondisi cuaca hujan serta struktur tanah yang labil menjadi tantangan utama di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR tak henti dalam evakuasi sampai seluruh korban ditemukan.




Sumber Humas SAR Pekanbaru