LUGAS | Manado – Polda Sulawesi Utara menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri saat ini telah berjalan transparan, bersih, dan akuntabel. Penegasan tersebut disampaikan oleh Karo SDM Polda Sulut, Kombes Pol Slamet Waloya, saat menjadi narasumber dalam program siaran RRI Pro 1 Manado, Senin (24/11/2025), dengan topik Transformasi Rekrutmen Polri.
Kombes Pol Slamet Waloya menjelaskan bahwa transformasi di bidang SDM Polri merupakan amanah dari reformasi 1998 yang diwujudkan melalui penerapan prinsip "Betah" (Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis) dalam setiap proses seleksi.
“Saat ini, banyak perubahan yang sudah dilakukan Polri untuk meningkatkan kepercayaan publik. Salah satunya penerapan one day service, yaitu hasil tes dapat langsung diketahui pada hari yang sama secara sistem CAT,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa munculnya keluhan atau komplain dari masyarakat justru menjadi bukti bahwa sistem rekrutmen telah berlangsung secara terbuka. “Komplain menjadi bahan evaluasi bagi kami. Kami memberikan saluran terbuka untuk menampung masukan, sehingga proses rekrutmen semakin baik,” lanjutnya.
Dalam setiap tahapan rekrutmen, panitia juga melibatkan unsur pengawas internal seperti Propam dan Itwasda, serta pengawas eksternal dari LSM. Selain itu, Mabes Polri turut melakukan supervisi untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi.
Kombes Pol Slamet Waloya menegaskan agar masyarakat waspada terhadap oknum yang mengaku dapat meluluskan peserta seleksi. “Jika ada pihak yang menawarkan kelulusan atau meminta imbalan, segera laporkan. Kami akan mengambil tindakan tegas,” tegasnya.
Sebagai penutup, Karo SDM berpesan kepada para calon peserta agar mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan belajar, berlatih, serta menjaga kesehatan.
