BMKG Riau Keluarkan Peringatan Dini Cuaca, Masyarakat Diimbau Waspada Aktivitas Musim Hujan

 

LUGAS | Pekanbaru — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca menyusul masih tingginya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Riau, Minggu pagi, 21 Desember 2025.

Berdasarkan update peringatan dini BMKG Riau yang dirilis pada pukul 07.40 WIB, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sekitar 07.50 WIB dan berpotensi berlangsung hingga 11.00 WIB.

Wilayah yang diprediksi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Kampar (Tambang, Siak Hulu, Kampar Kiri Hilir, Tapung, Tapung Hilir, Perhentian Raja, Kampar Timur), Kabupaten Indragiri Hulu (Rengat Barat, Kelayang, Pasir Penyu, Peranap, Batang Cenaku, Lirik, Sungai Lala, Lubuk Batu Jaya, Rakit Kulim), Kabupaten Bengkalis (Pinggir), Kabupaten Pelalawan (Ukui, Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung, Langgam, Bandar Sei Kijang), Kabupaten Rokan Hilir (Bangko, Tanah Putih, Rimba Melintang, Tanah Putih Tanjung Melawan, Bangko Pusako), Kabupaten Siak (Minas, Tualang, Sungai Mandau, Dayun, Kerinci Kanan, Koto Gasib, Kandis, Lubuk Dalam), Kabupaten Kuantan Singingi (Pucuk Rantau), serta Kota Pekanbaru (Rumbai, Bukit Raya, Tampan, Marpoyan Damai, Tenayan Raya, Payung Sekaki, Rumbai Pesisir) dan Kota Dumai (Sungai Sembilan).

BMKG juga menyebutkan potensi hujan dapat meluas ke wilayah lain, termasuk Rengat dan Siberida di Indragiri Hulu, Bukit Batu, Mandau, dan Siak Kecil di Bengkalis, Pelalawan, Kerumutan, Bunut, Teluk Meranti, dan Bandar Petalangan di Pelalawan, Rantau Kopar di Rokan Hilir, Siak, Bunga Raya, dan Mempura di Kabupaten Siak, serta Dumai Barat, Bukit Kapur, dan Medang Kampai di Kota Dumai.

Menanggapi kondisi tersebut, BMKG Riau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, pengendara kendaraan bermotor, nelayan, serta masyarakat yang bermukim di wilayah rawan banjir, longsor, dan genangan air.

Masyarakat juga diminta untuk:

* Menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin dan petir

* Waspada terhadap jalan licin dan genangan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas

* Mengamankan barang-barang di sekitar rumah yang berpotensi terbawa angin kencang

* Memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG

BMKG menegaskan bahwa musim hujan masih berpotensi memicu cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan, sehingga kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko.

Informasi terkini dan pembaruan cuaca dapat dipantau melalui layanan nowcasting BMKG di laman resmi: [https://nowcasting.bmkg.go.id](https://nowcasting.bmkg.go.id)

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan cuaca, masyarakat diharapkan dapat tetap beraktivitas secara aman dan terhindar dari dampak buruk cuaca ekstrem. Karena bencana bisa datang kapan saja tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.



0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1