Dihadiri Tokoh LDII, Pasanggiri Persinas ASAD Jambi Teguhkan Pencak Silat sebagai Warisan Leluhur

LUGAS | JAMBI — Gelaran Pasanggiri Persinas ASAD Jambi Wilayah Timur berlangsung semarak di halaman Tri Sukses Boarding School, Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, Minggu (21/12). Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat nilai budaya, sportivitas, dan pembinaan karakter generasi muda melalui pencak silat.

Kegiatan tersebut mendapat kehormatan dengan kehadiran Dewan Penasihat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jambi, H. Nurhamid Hadi, yang juga menjabat sebagai Pembina Persinas ASAD Provinsi Jambi. Dalam sambutannya, H. Nurhamid Hadi memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil percaya diri, fokus, dan menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri.

Menurutnya, pencak silat memiliki nilai strategis dalam membentuk kepribadian generasi muda, tidak hanya dari aspek fisik, tetapi juga mental dan moral. Ia menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan leluhur bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Pencak silat bukan sekadar olahraga atau ajang prestasi, tetapi juga warisan budaya bangsa. Selain menyehatkan, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membentuk karakter yang kuat,” ujar H. Nurhamid Hadi di hadapan ratusan peserta serta orang tua yang memadati lokasi acara.

Ia menambahkan, pembinaan berkelanjutan melalui pencak silat sangat penting bagi generasi muda sebagai calon penerus bangsa, agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bermental tangguh, dan berakhlak mulia.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Jambi, Rahmat Nuruddin. Ia menilai pasanggiri tersebut sebagai bukti nyata komitmen Persinas ASAD dalam mencetak pesilat-pesilat berprestasi yang tetap menjunjung tinggi nilai etika dan moral.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa pencak silat masih sangat dicintai dan menjadi kebanggaan masyarakat,” kata Rahmat Nuruddin.

Pasanggiri Persinas ASAD Jambi Wilayah Timur kali ini diikuti ratusan peserta dari sejumlah kabupaten dan kota, di antaranya Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, dan Tanjung Jabung Barat. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menambah kemeriahan sekaligus menghadirkan persaingan sehat antarpesilat.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan. Pasanggiri ini menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri dan olahraga prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter serta pelestarian budaya bagi generasi muda di Provinsi Jambi.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1