LUGAS | Bitung, Sulawesi Utara — Warga Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki di dalam selokan (got) yang berada di depan Depo Jaya Sakti, Jumat (19/12/2025) sore.
Korban diketahui bernama Zainal Simpang (58), warga Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Madidir. Jenazah ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA dalam kondisi telah membusuk dan berada dalam posisi terlentang di dalam selokan yang berada di area aktivitas depo.
Penemuan bermula saat seorang sopir trailer hendak memperbaiki jembatan yang rusak di lokasi tersebut. Saat berada di sekitar selokan, saksi melihat tangan manusia menjulur dari dalam got. Saksi kemudian melaporkan temuannya kepada petugas keamanan setempat, yang selanjutnya meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Maesa AKP Ferry F. Padama, S.H., bersama personel Polsek Maesa dan Tim Inafis Polres Bitung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mengamankan TKP, melakukan tindakan pertama di lokasi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Tim Inafis juga melakukan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami segera mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan tindakan pertama. Tim Inafis juga telah melakukan olah TKP guna memastikan kondisi awal jenazah,” ujar Kapolsek Maesa AKP Ferry F. Padama, S.H.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan tidak mengenakan baju dan hanya menggunakan celana pendek. Kondisi jenazah telah mengalami pembusukan. Namun demikian, pihak kepolisian menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan yang terlihat pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski begitu, kami tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur,” jelasnya.
Informasi dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit depresi (stres) dan kolesterol. Keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Korban direncanakan dimakamkan pada Sabtu (20/12/2025) pukul 19.00 WITA.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tutup Kapolsek Maesa.
