LUGAS | Pekanbaru — Suasana hangat menyelimuti Masjid Jami’atul Anshor di Jalan Sri Kurnia RT 01 RW 05, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, pada Jum'at (12/12/2025). Dalam pengajian rutin yang diikuti jamaah dari berbagai kalangan, Pengurus Masjid, Muhammad, menyampaikan tausyiah bertema penguatan amal ibadah di tengah tantangan akhir zaman.
Dalam penyampaiannya, Muhammad menegaskan bahwa umat Islam harus semakin meningkatkan kualitas ibadah, tidak hanya dalam kuantitas, tetapi terutama kesempurnaan pelaksanaannya. Ia mengingatkan bahwa shalat sebagai tiang agama harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
“Sholatnya diperbaiki. Jangan terburu-buru, karena kalau terburu-buru, sholat itu tidak sempurna,” ujarnya menekankan pentingnya kesempurnaan bacaan maupun gerakan dalam shalat.
Ia juga mengajak jamaah untuk membiasakan diri melaksanakan shalat berjamaah di masjid sebagai bentuk kesungguhan menjawab panggilan azan. Menurutnya, shalat berjamaah memiliki nilai keutamaan yang sangat besar, terlebih ketika dilakukan dengan adab, kesadaran, dan tata cara yang benar.
Kesucian sebagai Fondasi Ibadah
Selain memperbaiki kualitas shalat, Muhammad juga menekankan pentingnya menjaga kesucian. Kebersihan badan, pakaian, dan tempat shalat adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari syarat sah ibadah. Ia menegaskan bahwa banyak persoalan ibadah seseorang terganggu bukan karena kurangnya niat, tetapi lalai dalam memperhatikan kesucian.
“Suci badan, suci pakaian, suci tempat. Semuanya harus kita pelajari,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa perkara kecil seperti buang air tidak boleh dianggap remeh. Ketidakhati-hatian dalam menjaga kebersihan setelah buang air dapat berakibat fatal. Muhammad bahkan menyampaikan bahwa sebagian besar siksa kubur berasal dari kelalaian menjaga kesucian.
Karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam hal kebersihan, terutama ketika menyangkut syarat sah ibadah.
Penguatan Spiritualitas Umat
Pengajian rutin ini kembali menjadi momentum bagi jamaah Masjid Jami’atul Anshor untuk memperbarui komitmen spiritual, di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks. Dengan pesan-pesan yang menekankan kesungguhan, kesucian, dan ketelitian dalam beribadah, pengurus masjid berharap jamaah semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas diri sebagai umat beriman.
Pengajian ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT memberikan kekuatan kepada seluruh jamaah untuk istiqamah dalam ibadah dan senantiasa menjaga kesucian lahir maupun batin.

