LUGAS | PULAU TALIABU — Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mencapai tonggak penting dengan digelarnya *topping off ceremony* atau seremoni pengecoran struktur paling atas bangunan. Kegiatan ini menandai selesainya pekerjaan struktur utama dan menjadi penanda bahwa proyek telah memasuki tahap berikutnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir, Kepala Dinas Kesehatan, Asisten I, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Dalam kesempatan itu, Plt Bupati La Ode Yasir mendapat kehormatan untuk melakukan pengecoran pada bagian balok atap RSUD. Ia menyatakan bahwa seremoni tersebut menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembangunan fasilitas kesehatan yang diharapkan dapat meningkatkan layanan publik di wilayah tersebut.
“Ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan RSUD Bobong. Kami mengapresiasi kerja PT Wika dan berharap proses berikutnya berjalan lancar,” kata La Ode Yasir.
Antusiasme terhadap pembangunan RSUD juga datang dari masyarakat Taliabu yang terus mendorong agar proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu. Kehadiran rumah sakit baru dinilai penting untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan.
Manajer KSO PT Wika–Griska, Adhika, melaporkan bahwa progres pembangunan telah mencapai 37 persen per 9 Desember 2025. Ia menjelaskan bahwa selesainya pengecoran atap menjadi babak baru pembangunan, di mana pekerjaan akan mulai difokuskan pada tahap penyelesaian akhir.
“Pengecoran atap terakhir telah selesai. Selanjutnya kami akan fokus pada pekerjaan finishing,” ujarnya.
PT Wika menargetkan penyelesaian pekerjaan finishing lantai satu pada akhir Desember 2025. Secara keseluruhan, pembangunan RSUD Bobong ditargetkan rampung pada April 2026.
Laporan Sumpono | Editor: Mahar Prastowo