LUGAS | Bitung, Sulawesi Utara — Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Bitung, Kementerian Kelautan dan Perikanan, bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung melaksanakan Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran, Jumat (12/12) pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan kompetensi penanganan keadaan darurat di kawasan pelabuhan yang telah ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Kegiatan dibuka oleh Plh. Kepala PPS Bitung, Reny Sirenden, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap potensi kebakaran merupakan tanggung jawab seluruh pegawai dan pemangku kepentingan di lingkungan PPS Bitung.
“Area pelabuhan memiliki tingkat kerawanan tinggi, baik karena aktivitas kapal, kios pesisir, maupun potensi kelalaian manusia. Kemampuan mengenali bahaya, mencegah risiko, serta merespons keadaan darurat menjadi sangat penting,” ujar Reny Sirenden.Ia menambahkan bahwa seluruh pegawai harus memahami penggunaan APAR dan peralatan pemadam lainnya sehingga dapat diterapkan baik dalam simulasi maupun pada kondisi nyata.
Pembekalan Teknis oleh Dinas Damkar Bitung
Sosialisasi teknis disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung, Nimrot Polontoh di dampingi Kabid Pemadaman Rosita k. Giasi, SE., Kabid Pencegahan Reymon Ayal, S.Sos., Kabid Penyelaman Bismar Manurung., para Kepala Seksi, serta tim P3K.
Dalam arahannya, Nimrot Polontoh menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PPS Bitung dan menekankan pentingnya koordinasi sebagai langkah awal penanganan kebakaran.
“Ketika terjadi indikasi kebakaran, hal terpenting adalah tidak panik dan segera melakukan koordinasi. Respons awal yang tepat sangat menentukan keberhasilan penanganan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan sejumlah prosedur dasar keselamatan, mulai dari identifikasi asap, pengaturan jalur evakuasi, hingga pemahaman segitiga api sebagai elemen fundamental pencegahan kebakaran. Selain penanganan kebakaran, Damkar Bitung turut menangani berbagai bentuk penyelamatan non-kebakaran, seperti evakuasi korban kecelakaan, penanganan hewan liar, dan situasi darurat lain yang berpotensi membahayakan masyarakat.
Pelaksanaan Simulasi Lapangan
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan beberapa simulasi lapangan, meliputi:
- Simulasi evakuasi saat muncul indikasi asap
- Latihan jalur penyelamatan dan titik kumpul aman
- Praktik pemadaman menggunakan APAR dan metode manual
- Demonstrasi penanganan awal oleh tim Damkar
Simulasi ini diikuti oleh pegawai PPS Bitung, pemilik kios pesisir, serta perwakilan pelaku usaha di kawasan pelabuhan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran sehingga risiko kerugian dapat diminimalkan.
Penguatan Sinergi untuk Keamanan Pelabuhan
- Plh. KPPS Bitung, Reny Sirenden (Kasubbag Umum)
- Sekretaris Damkar Kota Bitung, Nimrot Polontoh
- Kabid Pemadaman Rosita k. Giasi, SE
- Kabid Pencegahan Reymon Ayal, S.Sos
- Kabid Penyelaman Bismar Manurung.
- Kodrat Twin Riskiyanti Katimja Pelayanan Usaha
- Erik Lesmana Ishak Katimja Kesyahbandaran
- Kepala-kepala Seksi, Tim P3K dan P3K Paruh Waktu Damkar Kota Bitung.

