LUGAS | Langsa — Kebutuhan darah di Kota Langsa mengalami peningkatan signifikan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah. Di sisi lain, ketersediaan stok darah dilaporkan mulai menipis. Menyikapi kondisi tersebut, Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa memastikan pelayanan donor darah tetap beroperasi normal demi menjamin kebutuhan medis masyarakat.
Berdasarkan informasi visual yang disampaikan PMI Kota Langsa, layanan donor darah tetap dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan kemanusiaan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan darah, baik untuk pasien rumah sakit, korban bencana, maupun kebutuhan medis darurat lainnya.
Dalam unggahan tersebut, PMI juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif sebagai pendonor sukarela. Ajakan ini disertai pesan kemanusiaan bertajuk "Pahlawan Darah, Kami Nantikan Kehadiranmu”, sebagai bentuk seruan moral agar warga turut berkontribusi menyelamatkan nyawa sesama.
Fasilitas UDD PMI Kota Langsa yang berlokasi di Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Desa Matang Seulimeng, terus berupaya memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesehatan. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui kanal resmi PMI Kota Langsa, baik melalui media sosial maupun kontak layanan yang tersedia.
Dengan semangat solidaritas dan gotong royong, PMI Kota Langsa optimistis kebutuhan darah dapat terpenuhi apabila masyarakat bersedia meluangkan waktu untuk berdonor. Di tengah keterbatasan pascabencana, aksi donor darah menjadi salah satu wujud nyata kepedulian dan kemanusiaan bagi sesama.

