LUGAS | PEKANBARU – Ketua Program Kampung Iklim (ProKlim) Kelurahan Agrowisata, Awaldi Hasibuan, menekankan pentingnya regenerasi umat Islam, penguatan nilai ibadah, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan aman.
Pesan tersebut disampaikan Awaldi saat memberikan tausiah dalam pengajian rutin Masjid Jami'atul Anshor sekaligus bertepatan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Masjid Jami’atul Anshor, Jalan Sri Kurnia RT 01 RW 05, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Jumat (16/1/2026).
Dalam penyampaiannya, Awaldi mengajak jamaah untuk mengenang jasa para pejuang agama terdahulu yang telah merintis dan membangun kehidupan keislaman di lingkungan Kelurahan Agrowisata, khususnya di sekitar Masjid Jami’atul Anshor. Nilai-nilai perjuangan tersebut, menurutnya, harus dijadikan motivasi bagi generasi muda sebagai penerus estafet dakwah dan pelestarian ajaran Islam.
“Kisah orang-orang terdahulu yang memperjuangkan kehidupan beragama harus menjadi inspirasi bagi pemuda dan pemudi hari ini. Regenerasi sangat penting agar perjuangan ini tidak terputus,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membentengi generasi muda dari pengaruh budaya yang tidak mencerminkan nilai-nilai Islam. Menurut Awaldi, kaum muda memiliki peran strategis dalam menjaga marwah agama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Momentum Isra Mi’raj, lanjutnya, menjadi pengingat utama tentang kewajiban shalat lima waktu yang harus ditertibkan dan diutamakan dalam kehidupan sehari-hari. Salat tidak hanya menjadi kewajiban individu, tetapi juga fondasi pembentukan karakter dan ketenangan batin umat.
Selain aspek ibadah, Awaldi menekankan keterkaitan erat antara kehidupan beragama dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hubungan yang baik antarwarga dan antar tetangga dinilai menjadi prasyarat terciptanya suasana aman yang memungkinkan umat beribadah dengan khusyuk.
“Mustahil kita bisa beribadah dengan tenang jika lingkungan tidak aman. Hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia memiliki keterkaitan yang sangat kuat,” tegasnya.
Dalam konteks kepedulian lingkungan, Awaldi mengajak warga untuk terus meningkatkan peran aktif dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) di lingkungan masing-masing. Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keimanan dan bentuk nyata menjaga amanah Allah di muka bumi.
Ia juga menyinggung keberadaan Kampung Bebas Asap Rokok di RT 05 RW 05 Kelurahan Agrowisata yang telah dikenal secara nasional. Menurutnya, inovasi tersebut patut dijadikan contoh dan kebanggaan bersama sebagai wujud kesadaran kolektif menjaga kesehatan dan lingkungan.
Menutup penyampaiannya, Awaldi mengajak seluruh warga menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai titik penguatan ibadah, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
“Mari kita jaga Shalat kita, jaga lingkungan kita, dan jaga persaudaraan di sekitar kita. Dari situlah lahir masyarakat yang beriman, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
