Penangkapan Royman terjadi pasca-insiden pembakaran kantor PT Raihan Catur Putra (RCP), sebuah perusahaan yang terlibat dalam konflik agraria dengan warga setempat. Sebelumnya, polisi menangkap aktivis lingkungan Arlan Dahrin, yang memicu reaksi warga berupa pemblokiran jalan dan pembakaran kantor perusahaan. Kini, Royman diduga terlibat dalam kasus tersebut, meski pihak kepolisian menegaskan bahwa penangkapan tidak terkait dengan profesi jurnalistiknya.
Detik-Detik Penangkapan yang Viral
Video yang beredar luas di platform seperti X (sebelumnya Twitter), Instagram, dan YouTube menunjukkan Royman sedang berada di sebuah rumah kerabat di Desa Torete ketika sekelompok polisi bersenjata laras panjang mendadak mendatangi lokasi. Dalam rekaman tersebut, Royman terlihat meminta izin untuk mendokumentasikan surat penangkapan, namun permintaannya ditolak oleh Kasatreskrim Polres Morowali. Selanjutnya, ia dipiting dari belakang, diseret, dan digiring ke mobil polisi di tengah kepanikan warga sekitar.
"Saya minta surat penangkapannya untuk didokumentasikan," ujar Royman dalam video, sebelum akhirnya ditahan. Aksi ini membuat warga panik, dengan beberapa orang berlarian dan meninggalkan makanan mereka di meja. Video yang diambil dari sumber Garuda TV ini telah ditonton ratusan ribu kali, dengan netizen menilai tindakan polisi berlebihan dan tidak manusiawi.
Latar Belakang Konflik Agraria di Morowali
Morowali, yang kaya akan sumber daya alam seperti nikel, sering menjadi arena konflik antara perusahaan tambang, pemerintah, dan masyarakat adat. Royman M. Hamid, sebagai jurnalis independen, telah lama mengadvokasi hak-hak warga dalam sengketa tanah. Ia kerap melaporkan dugaan pelanggaran lingkungan oleh perusahaan seperti PT RCP, yang diduga merampas lahan masyarakat tanpa kompensasi yang adil.
Insiden pembakaran kantor PT RCP pada awal Januari 2026 dipicu oleh penangkapan Arlan Dahrin, seorang aktivis yang vokal menentang ekspansi perusahaan. Warga Desa Torete merespons dengan aksi protes, yang berujung pada kerusuhan. Polisi menyebut Royman sebagai salah satu tersangka dalam kasus ini, bersama Arlan dan satu orang lainnya.
Respons Kepolisian dan Kecaman Publik
Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, memberikan klarifikasi bahwa penangkapan dilakukan sesuai prosedur hukum dan berdasarkan alat bukti yang cukup.
"Penangkapan ini tidak ada kaitannya dengan profesi jurnalistik. Kami bertindak atas dugaan keterlibatan dalam kasus pembakaran," tegasnya dalam pernyataan resmi.
Ia menambahkan bahwa operasi melibatkan senjata untuk menjaga keamanan petugas, mengingat situasi di lokasi yang rawan konflik.
Namun, pernyataan ini menuai kritik dari kalangan aktivis dan jurnalis. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyebut aksi polisi sebagai bentuk intimidasi terhadap kebebasan pers.
"Penangkapan dengan cara seperti ini menciptakan preseden buruk bagi jurnalisme investigasi di daerah konflik," kata seorang perwakilan AJI. Netizen di media sosial juga ramai menyoroti perbedaan perlakuan polisi terhadap warga biasa dibandingkan pelaku korupsi atau cukong besar.
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Peristiwa ini telah menimbulkan ketegangan lebih lanjut di Morowali, dengan warga melakukan pemblokiran jalan dan menuntut pembebasan Royman. Pihak kepolisian menyatakan akan melanjutkan penyidikan, sementara keluarga Royman berencana mengajukan praperadilan untuk mempertanyakan prosedur penangkapan. Kasus ini menyoroti isu lebih besar: keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia, khususnya di wilayah dengan konflik agraria kronis. Sementara pemerintah daerah belum memberikan komentar resmi, pengamat hukum menekankan pentingnya transparansi untuk menghindari eskalasi kekerasan.Pantauan terus dilakukan atas perkembangan kasus ini, di mana kebebasan pers menjadi taruhan utama di tengah dinamika konflik lokal.
Sumber:
- https://www.youtube.com/watch?v=gqGOxTfIX48
- https://www.youtube.com/watch?v=GbUM3Ikt9E4
- https://www.facebook.com/poskupang.online/videos/detik-detik-jurnalis-di-morowali-ditangkap-paksa-polisi-bersenjata-lengkap/4277571072505827/
- https://www.instagram.com/suaradotcom/reel/DTLHJcRkeIk/
- https://www.facebook.com/sinjai.update/posts/usai-aktivis-lingkungan-jurnalis-royman-m-hamid-ditangkap-polisi-di-morowalisete/774300872344693/
- https://x.com/intinyadeh/status/2008419184255070694
- https://www.youtube.com/watch?v=EwSn7XHBwKY
- https://www.threads.com/%40rocky_gerung__/post/DTHr5nxExZo/video-pasca-penangkapan-aktivis-lingkungan-arlan-dahrin-yang-berujung-pembakaran
- https://www.instagram.com/reel/DTKJ9aoE8BF/
- https://www.threads.com/%40rocky_gerung__/post/DTHr5nxExZo/video-pasca-penangkapan-aktivis-lingkungan-arlan-dahrin-yang-berujung-pembakaran
