LUGAS | Kota Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi sedang gencar melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat Kelurahan yang kemudian tingkat Kecamatan dan finalisasi ditingkat Kota.

Kelurahan Jatibening Baru sebagai bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bekasi Tahun 2027. Kegiatan Musrenbang  bertempat di Aula Kelurahan Jatibening Baru, jumat (9/1/2026). 

Musrenbang tingkat kelurahan menjadi forum strategis bagi masyarakat, perangkat kelurahan, serta pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan yang akan menjadi bahan perencanaan pembangunan daerah ke depan. Fokus pembahasan meliputi sektor infrastruktur, pelayanan publik, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi wilayah.

Musrenbang Kelurahan Jatibening Baru di hadiri Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmad Murodi dan H. Gilang Esa Muhamad,  Baperida (Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah) dan OPD terkait, Penjabat kecamatan Pondokgede, para  UPTD terkait, Lurah Jatibening Baru Badru Tamam beserta Jajaran, Bimaspol, Babinsa, Satpol, LPM, Ketua FKRW, Ketua BKM, Kepala Sekolah, Ketua RW Se- Kelurahan Jatibening Baru, Karang Taruna, Linmas dan  para tokoh. 

Musrenbang tingkat kelurahan menjadi forum strategis bagi masyarakat, perangkat kelurahan, serta pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan yang akan menjadi bahan perencanaan pembangunan daerah ke depan. Fokus pembahasan meliputi sektor infrastruktur, pelayanan publik, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi wilayah.

Lurah Jatibening Baru Badru Tamam sewaktu ditemui menyampaikan terima kasih kepada semua elemen masyarakat yang ada di Kelurahan yang ia pimpin. Dimana menurutnya, untuk pelaksanaan Musrenbang di Kelurahan Jatibening Baru menerapkan proses kekeluargaan dan keterbukaan.

"Untuk pelaksanaan Musrenbang di Jatibening Baru seluruh perangkat RW dan RT telah melaksanakan rembuk warga di wilayahnya masing-masing. Daftar usulan-usulan kegiatan yang ada itu kita angkat ke Musrenbang tingkat Kelurahan untuk diteruskan ke tahapan selanjutnya,” ujarnya. 

Dari semua Aspirasi dan usulan pembangunan yang menjadi bahan musrenbang, Lurah  berharap agar pembebasan lahan untuk Folder dalam  rangka mengurangi dampak banjir di wilayah Jatibening Baru dapat di laksanakan dan  juga skala prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan yang ada di wilayah.

Menurut Badru Tamam antusiasme Kelurahan Jatibening Baru berkat tingginya partisipasi masyarakat yang sangat luar biasa pada pelaksanaan Musrenbang Kelurahan. Diantaranya kerja sama tim yang solid antara Lurah, semua unsur dan tokoh masyarakat.

“Alhamdulillah, semua elemen masyarakat sangat aktif berperan memberikan usulan-usulan dan masukan pada saat Musrenbang dilakukan. Jadi, bukan hanya sekedar seremonialnya saja yang diusulkan, tapi bagaimana proses tahapan-tahapan pelaksanaan Musrenbang itu telah kita lalui dengan baik. Karena tinggi nilainya itu bagi kita adalah bagaimana peran serta dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan memberikan usulan-usulan dalam Musrenbang,” pungkasnya. ( AW)