Sertifikat Damkar Bukan Hasil Bantuan Pihak Ketiga

 



LUGAS | BITUNG - Pelatihan dan sertifikasi keterampilan anggota Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang belakangan disebut sebagai hasil “bantuan” atau inisiatif pihak ketiga dipastikan tidak sesuai dengan fakta.

Hasil penelusuran dan konfirmasi menunjukkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerja sama langsung antara Dinas Damkar dan PT Hino Indonesia. Tidak ditemukan keterlibatan pihak ketiga dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pembiayaan program tersebut.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Nimrot Polontoh, mengatakan pelatihan pengoperasian dan perawatan kendaraan Damkar telah berlangsung sejak 2023. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis personel, terutama dalam mengoperasikan armada bermerek Hino yang mendominasi kendaraan operasional Damkar.

“Sejak awal ini adalah kerja sama langsung antara Dinas Damkar dan PT Hino. Tidak ada pihak ketiga,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh rangkaian pelatihan diberikan tanpa pungutan biaya. Menurut dia, program tersebut ditawarkan langsung oleh PT Hino sebagai bagian dari peningkatan keterampilan dan keselamatan personel Damkar.

“Tidak ada pembayaran apa pun. Ini murni program peningkatan kompetensi,” katanya.

Pernyataan tersebut dikonfirmasi oleh PT Hino. Aldo, perwakilan PT Hino yang juga bertindak sebagai instruktur pelatihan, mengatakan program ini merupakan bagian dari tanggung jawab teknis produsen terhadap kendaraan yang digunakan mitra institusional.

“Fokusnya memastikan kendaraan dioperasikan sesuai standar, aman, dan tidak menimbulkan kerusakan akibat kesalahan prosedur,” ujar Aldo.

Pelatihan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mencakup teknik pengoperasian serta perawatan dasar kendaraan sesuai standar operasional Hino. Model pelatihan semacam ini lazim diterapkan pada armada layanan publik yang beroperasi dalam kondisi darurat.

Adapun sertifikat keterampilan yang belakangan beredar bukanlah penanda kegiatan baru. Sertifikat tersebut merupakan bagian dari proses administratif lanjutan atas pelatihan yang telah berjalan sejak 2023 dan dijadwalkan diserahkan pada akhir 2025.

Namun, dalam sejumlah pemberitaan media daring, kegiatan ini disebut sebagai hasil “bantuan” atau inisiatif pihak tertentu di luar PT Hino dan Dinas Damkar. Klaim tersebut tidak ditemukan dasar faktualnya dalam penelusuran.

Fakta di lapangan menunjukkan kerja sama ini dibangun atas kebutuhan operasional, bukan kepentingan personal. Dengan sebagian besar armada Damkar menggunakan kendaraan Hino, pelatihan teknis menjadi kebutuhan mendasar untuk menjamin kelancaran layanan dan keselamatan petugas.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1