LUGAS | JAKARTA – Efektivitas rantai pasok industri manufaktur tak lagi semata ditentukan oleh kapasitas produksi. Integrasi distribusi dan logistik kini menjadi faktor kunci yang menentukan kecepatan barang sampai ke pasar, efisiensi biaya, hingga daya saing perusahaan.
Dalam konteks tersebut, kendaraan komersial memegang peran vital sebagai penghubung antara pabrik, gudang, dan konsumen akhir. Mulai dari truk distribusi antarkota, armada last-mile delivery, hingga kendaraan khusus sektor tambang dan konstruksi, semuanya menjadi tulang punggung pergerakan industri.
Menjawab kebutuhan itu, GIICOMVEC 2026 (GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo) akan digelar pada 8–11 April 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini dirancang sebagai ajang business-to-business (B2B) yang mempertemukan pelaku industri dengan berbagai solusi kendaraan komersial dan teknologi pendukung operasional.
Bukan Sekadar Pameran, tetapi Strategi Bisnis
Berbeda dengan pameran otomotif ritel, GIICOMVEC 2026 menyasar kalangan profesional dan pengambil keputusan (decision maker) dari berbagai sektor. Tak hanya industri transportasi dan logistik, tetapi juga manufaktur dan industri pengguna kendaraan komersial seperti:
- Consumer goods
- Perusahaan kimia
- Industri kertas dan karet
- Pertanian dan peternakan
- Energi dan pertambangan
- Konstruksi dan rekayasa teknik
- Ritel dan supermarket
- Instansi pemerintah serta layanan keuangan
Bagi industri manufaktur, forum ini relevan karena memberikan akses langsung untuk membandingkan berbagai opsi kendaraan distribusi dan operasional dalam satu lokasi. Pendekatan ini memungkinkan evaluasi menyeluruh terhadap efisiensi armada, konsumsi bahan bakar, integrasi sistem digital, hingga solusi pembiayaan.
Solusi Komprehensif untuk Supply Chain
Di GIICOMVEC 2026, peserta dapat menjajaki beragam kategori, mulai dari truk dan bus untuk distribusi skala besar, pickup dan van untuk operasional harian, hingga kendaraan khusus untuk sektor konstruksi dan tambang.
Tak hanya unit kendaraan, ekosistem pendukung seperti suku cadang, ban, pelumas, layanan IT, konsultasi logistik, hingga pembiayaan juga menjadi bagian dari pameran. Hal ini memberi perspektif yang lebih utuh dalam merancang strategi distribusi.
Bagi pelaku industri, pendekatan konvensional yang hanya fokus pada pembelian unit kendaraan sering kali menghasilkan solusi parsial. Melalui GIICOMVEC 2026, perusahaan dapat memetakan kebutuhan operasional secara menyeluruh, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Dengan durasi empat hari penuh, ajang ini memberikan ruang diskusi dan networking yang lebih optimal. Di tengah dinamika industri dan tuntutan efisiensi, GIICOMVEC 2026 menjadi momentum bagi manufaktur untuk memperkuat strategi distribusi berbasis kendaraan komersial yang andal dan berkelanjutan.

