Angka Laka Masih Tinggi, Polres Bitung Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2026



LUGAS | BITUNG — Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Utara mendorong Polres Bitung menggelar Operasi Keselamatan Samrat 2026 menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Wakapolres Bitung Kompol Johanis Heintje Daniel Korompis, S.E., Senin (2/2/2026).

Data Polda Sulawesi Utara mencatat, selama Oktober–Desember 2025 terjadi 619 kecelakaan lalu lintas. Sebanyak 71 orang meninggal dunia, 81 orang luka berat, 884 luka ringan, dengan kerugian material mencapai Rp1,33 miliar. Angka tersebut menandakan persoalan keselamatan lalu lintas masih serius di wilayah ini.

Dalam amanat Kapolda Sulut Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. yang dibacakan Wakapolres Bitung, operasi ini ditujukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas instansi sebelum pelaksanaan di lapangan.

Operasi Keselamatan Samrat 2026 menitikberatkan pada pendekatan preventif dan edukatif, disertai penegakan hukum berbasis teknologi. Polri menargetkan 6.400 kegiatan penyuluhan, 2.098 kegiatan pengaturan, penjagaan, dan patroli, serta 8.895 penindakan melalui ETLE, tilang mobile, dan teguran tertulis.

Di wilayah hukum Polres Bitung, 50 personel dikerahkan dengan dukungan TNI dan Dinas Perhubungan sesuai kebutuhan lapangan. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Korompis menegaskan operasi ini bukan semata penindakan. Menurut dia, kepatuhan masyarakat menjadi kunci menekan angka kecelakaan.

“Keselamatan di jalan bukan hanya urusan polisi. Ada keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” ujarnya.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1