Balap Liar dan Knalpot Brong Berulang, Satlantas Turun Lagi ke Jalan

 


LUGAS | BITUNG — Keluhan warga tentang kebisingan knalpot brong dan balap liar yang tak kunjung reda kembali memaksa Satuan Lalu Lintas Polres Bitung turun ke jalan. Sabtu malam, 21 Februari 2026, patroli digelar hingga dini hari sebagai respons atas laporan masyarakat yang merasa ruang istirahat mereka terusik oleh kebut-kebutan kendaraan roda dua.

Patroli dipimpin Kasat Lantas Dwi Dea Anggraini bersama jajaran anggota. Operasi dimulai pukul 22.00 WITA dan berlanjut hingga dini hari, menyasar titik-titik yang selama ini dikenal sebagai lokasi balap liar.

Hasilnya tidak kecil. Sebanyak 43 sepeda motor terjaring razia karena tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, memakai knalpot tidak standar, atau diduga terlibat balap liar. Kendaraan-kendaraan itu diamankan untuk diproses sesuai aturan.

Namun penertiban ini sekaligus memperlihatkan persoalan yang berulang: aksi balap liar terus muncul meski razia berkali-kali dilakukan. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa pendekatan penegakan hukum saja belum cukup menyentuh akar persoalan—mulai dari lemahnya pengawasan keluarga, minimnya ruang penyaluran hobi otomotif, hingga rendahnya kesadaran keselamatan berkendara di kalangan remaja.

Kasat Lantas menegaskan kepolisian tidak bermaksud mematikan minat generasi muda terhadap dunia otomotif. Menurutnya, yang ingin dicegah adalah risiko kecelakaan dan gangguan terhadap masyarakat.

“Kami tidak melarang hobi otomotif. Tetapi harus dilakukan dengan tertib dan tidak membahayakan. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia juga mengajak orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari—waktu yang kerap menjadi momentum balap liar.

Patroli berakhir sekitar pukul 01.00 WITA dan dilanjutkan kembali pada Minggu dini hari hingga pukul 08.00 WITA. Situasi dilaporkan aman dan terkendali.

Di tengah rutinitas penertiban yang terus berulang, warga berharap kehadiran polisi tidak hanya bersifat sesaat. Mereka menunggu langkah yang lebih konsisten—bukan sekadar razia musiman, tetapi pengawasan berkelanjutan yang membuat jalan raya kembali menjadi ruang aman bagi semua.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1