LUGAS | Bekasi – Konsistensi dan kecintaan terhadap proses menjadi kunci perjalanan Calvin dalam menekuni dunia breeding ayam Pakhoy. Pria berusia 32 tahun ini membuktikan bahwa hobi yang dijalani sejak kecil, bila ditekuni dengan fokus dan kesabaran, mampu berkembang menjadi bidang yang bernilai.
Calvin mengungkapkan, ketertarikannya terhadap ayam Bangkok ( BK ) bermula sejak dirinya masih duduk di bangku taman kanak-kanak hingga sekolah dasar pada era 1990-an. Saat itu, ia kerap melihat pamannya memelihara ayam Bangkok.
“Awalnya itu dari keluarga. Om saya dulu suka ayam Bangkok. Saya masih TK, SD, sering lihat om bawa-bawa ayam. Posturnya gagah, keren, jadi saya tertarik. Dari situ saya senang lihat, lalu mulai pelihara,” ucap Calvin Senin (09/02/2026).
Kecintaan tersebut terus tumbuh hingga akhirnya Calvin mulai memelihara awal ayam Bangkok secara mandiri. Meski sempat berhenti ternak.***