Evakuasi ODGJ Sempat Resahkan Warga Prambanan, Anggota Polsek Prambanan Klaten Bertindak Persuasif


LUGAS | Klaten - Seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di Dusun Gempol, Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten, dievakuasi petugas ke rumah sakit jiwa setelah sebulan terakhir meresahkan warga, Selasa (17/2/2026). Proses evakuasi dilakukan secara persuasif dan berjalan aman serta kondusif.

Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan, evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga dan perangkat RT setempat. Warga mengeluhkan perilaku yang bersangkutan yang kerap mengamuk dan melempari rumah dengan batu.

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan evakuasi, pihak kepolisian berkoordinasi dengan perangkat desa, Dinas Sosial Kecamatan Prambanan, serta tenaga kesehatan setempat. Pendekatan juga dilakukan kepada pihak keluarga agar proses berjalan tanpa gesekan.

"Alhamdulilah yang bersangkutan ODGJ dapat kita evakuasi dengan persuasif. Dengan pendekatan terhadap keluarganya, sehingga bisa dievakuasi dan dibawa ke RSJD Soedjarwadi dengan aman, selamat dan kondusif, semoga yang bersangkutan segera sehat dan bisa bersosialisasi di masyarakat sekitarnya," kata Nyoto.

Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan unsur lintas sektor, di antaranya Bhabinkamtibmas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), kader kesehatan desa, Ketua RT, serta warga sekitar. Pasien kemudian dibawa ke RSJD Soedjarwadi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Prambanan, Setyo Rini, mengapresiasi respons cepat jajaran Polsek Prambanan dalam menangani kasus tersebut. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci penanganan ODGJ di wilayahnya.

"Terimakasih untuk jajaran Polsek Prambanan Polres Klaten atas respon cepatnya setiap saat setiap kami berkoordinasi terkait penanganan ODGJ. Sekali terimakasih Pak Kapolsek Bapak Nyoto dan jajarannya," ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pendataan sementara, di Desa Kebondalem Kidul terdapat sekitar 11 warga yang terindikasi mengalami gangguan jiwa. Sementara di seluruh Kecamatan Prambanan jumlahnya mencapai sekitar 70 orang.

"Perlu diketahui bahwa di Desa Kebondalem Kidul terdata sekitar 11 warga yang terindikasi gangguan ODGJ, dan seluruh Kecamatan Prambanan sekitar 70-an warga yang terindikasi ODGJ. Semoga ke depan tertangani dengan baik dan tanpa ada kendala atau gangguan lainnya," tuturnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali. Polisi berharap, penanganan secara persuasif dan kolaboratif seperti ini dapat terus dilakukan guna menjaga ketertiban masyarakat sekaligus memastikan warga yang mengalami gangguan jiwa mendapatkan perawatan yang layak.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1