LUGAS | Banjarmasin (14/3) – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Senkom Mitra Polri Provinsi Kalimantan Selatan memastikan kesiapan penuh dalam mengawal arus mudik dan balik lebaran. Di bawah komando Ketua Senkom Kalsel, H. Sukaji, sebanyak 339 personel diterjunkan langsung untuk memperkuat Operasi Kepolisian Ketupat Intan 2026.
Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat Bumi Lambung Mangkurat sesuai dengan komitmen Polri dalam menciptakan suasana mudik yang kondusif.
Berdasarkan laporan koordinasi dari seluruh Ketua Kabupaten/Kota, Senkom Kalsel telah menempatkan personelnya di 17 titik Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) yang tersebar strategis di berbagai wilayah.
Ketua Senkom Kalsel, Sukaji, menegaskan bahwa keterlibatan Senkom bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud pengabdian masyarakat. Personel Senkom di lapangan bertugas memberikan bantuan komunikasi, pemantauan lalu lintas, hingga pelayanan medis darurat bersama instansi terkait.
"Kami hadir untuk mendukung penuh tugas kepolisian dalam Operasi Ketupat Intan 2026. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik agar saudara-saudara kita yang mudik bisa berjalan lancar," ujar Sukaji.
Ia juga menambahkan bahwa semangat tim di lapangan selaras dengan tagline Kepolisian tahun ini. "Target kita jelas Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Kami ingin memastikan setiap pemudik sampai di tujuan dengan selamat untuk merayakan kemenangan di hari yang fitri," imbuhnya.
Secara rutin senkom kalsel juga memberikan laporan ke Posko Senkom yang bekerja sama dengan Polri, Kementerian Perhubungan, dan stakeholder lainnya dalam melaporkan kejadian menonjol melalui Senkom Digital Communication (SDC) dan Senkom Information Centre (SIC).
Mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada lebaran 1447 H ini, personel Senkom akan bersiaga secara bergantian di pos-pos yang telah ditentukan. Kehadiran mereka diharapkan mampu meminimalisir potensi kemacetan dan kecelakaan di titik-titik rawan sepanjang jalur mudik Kalimantan Selatan. (rel)