LUGAS | Lampung Selatan, Bakauheni — Arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Sumatera–Jawa mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada H-4. Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni terpantau ramai namun tetap berjalan lancar berkat sinergi berbagai pihak.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 17 Maret 2026, tercatat sebanyak 131 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan dari Sumatera menuju Jawa. Sementara itu, dari data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara), jumlah trip yang beroperasi mencapai 127 trip pada periode yang sama.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan bahwa momentum Lebaran merupakan agenda rutin tahunan, namun selalu menghadirkan tantangan berbeda setiap tahunnya. Pada tahun ini, peningkatan arus mudik sudah terlihat sejak H-4.
“Tren peningkatan cukup signifikan, namun tetap lancar. Ini berkat sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder terkait,” ujar Partogi, Rabu (18/3/2026).
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelayanan, namun pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pemudik.
“Yang terpenting, para pemudik bisa tiba dengan selamat di kampung halaman dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” katanya.
Dari sisi volume penumpang, jumlah pemudik yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada H-4 mencapai 52.707 orang. Angka ini meningkat 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 47.293 orang.
Untuk kendaraan, tercatat sepeda motor yang menyeberang mencapai 754 unit atau naik 19,5 persen. Sementara kendaraan roda empat tercatat 6.197 unit. Adapun truk yang menyeberang mencapai 1.799 unit, meningkat 23,6 persen, dan bus sebanyak 815 unit atau naik 7,5 persen.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 9.565 unit atau meningkat 13,3 persen dibandingkan tahun lalu.
Akumulasi sejak H-10 hingga H-4, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 280.331 orang, naik tipis 0,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara total kendaraan mencapai 60.259 unit atau meningkat 8,3 persen.
Sebaliknya, arus dari Jawa menuju Sumatera pada H-4 justru mengalami penurunan. Total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara tercatat 104.321 orang, turun 7 persen dibandingkan tahun lalu.
Penurunan juga terjadi pada jumlah kendaraan. Sepeda motor tercatat 9.816 unit, kendaraan roda empat 13.385 unit, truk 1.839 unit, dan bus 729 unit. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 25.769 unit atau turun 7,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski demikian, secara kumulatif sejak H-10 hingga H-4, arus dari Jawa ke Sumatera masih menunjukkan kenaikan tipis. Jumlah penumpang tercatat 467.928 orang atau naik 0,5 persen, sementara total kendaraan mencapai 117.112 unit atau meningkat 6,7 persen.
Partogi mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia juga mengingatkan agar pemudik memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, termasuk area istirahat.
“Jika lelah, sebaiknya beristirahat. Keselamatan adalah yang utama,” ujarnya.
