Arus Penyeberangan Jawa–Sumatera H-8 Lebaran Turun, Penumpang dari Merak Capai 50.362 Orang



LUGAS | JAKARTA — Pergerakan penumpang dan kendaraan pada arus mudik Lebaran melalui jalur penyeberangan Jawa–Sumatera pada H-8 Idul Fitri 1447 Hijriah menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, selama 24 jam pada Jumat (13/3/2026) pukul 00.00–23.59 WIB tercatat sebanyak 219 trip kapal beroperasi.

Pada periode tersebut, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 50.362 orang, atau turun 23,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 65.554 orang.

Penurunan juga terlihat pada berbagai jenis kendaraan yang menyeberang. Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 1.431 unit, turun 49,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.840 unit. Sementara kendaraan roda empat mencapai 6.380 unit, turun 9 persen dari 7.008 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun truk yang menyeberang tercatat 3.252 unit, turun 18,3 persen dari 3.979 unit tahun lalu. Sementara bus mencapai 503 unit, atau turun 32,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 750 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui ketiga pelabuhan tersebut mencapai 11.566 unit, atau turun 20,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.577 unit.

Jika dihitung sejak H-10 hingga H-8, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui ketiga pelabuhan tersebut tercatat 126.276 orang, atau turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 155.161 orang.

Sementara itu, total kendaraan yang telah menyeberang dalam periode yang sama mencapai 31.390 unit, atau turun 13 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 36.091 unit.


Arus Balik Sumatera–Jawa

Sementara itu, arus penyeberangan dari Sumatera menuju Jawa juga menunjukkan kecenderungan serupa.

Berdasarkan data Posko Bakauheni di Pelabuhan Bakauheni, selama periode yang sama tercatat 125 trip kapal beroperasi.

Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada H-8 tercatat 36.827 orang, atau turun 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.091 orang.

Jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang tercatat 528 unit, turun 33,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 792 unit. Sementara kendaraan roda empat mencapai 3.458 unit, turun 12,3 persen dibandingkan 3.942 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Namun demikian, jumlah truk justru mengalami peningkatan menjadi 3.394 unit, atau naik 9,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.110 unit. Adapun bus tercatat 537 unit, turun 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 506 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-8 mencapai 7.917 unit, atau turun 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 8.350 unit.

Adapun akumulasi sejak H-10 hingga H-8, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 97.385 orang, atau turun 9,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 107.541 orang. Sementara total kendaraan tercatat 23.018 unit, turun 3,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 23.766 unit.

Penurunan pergerakan penumpang dan kendaraan pada awal masa mudik ini menunjukkan bahwa arus mobilitas masyarakat melalui jalur penyeberangan masih relatif landai menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada beberapa hari mendatang.



0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1