Bukan Hanya Menjaga Keamanan, Polisi Ikut Merawat Rumah Ibadah di Bulan Magfirah

 



LUGAS | BITUNG — Pagi itu suasana di Masjid Jami An Nur, Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian, terasa berbeda. Sejumlah anggota kepolisian tampak membaur bersama warga, menyapu halaman, membersihkan lantai masjid, hingga merapikan area tempat wudu. Tak ada jarak antara seragam cokelat dan jamaah yang datang membantu. Semua bekerja bersama dalam satu tujuan: menjaga rumah ibadah tetap bersih di bulan Ramadan.

Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan jajaran Polres Bitung pada Jumat, 6 Maret 2026 itu menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana peran kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Wakapolres Bitung Komisaris Polisi J.H. Daniel Korompis mengatakan Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat melayani masyarakat.

“Ramadan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Kami ingin mengambil bagian dalam kebaikan itu dengan hadir di tengah masyarakat, membantu menjaga kebersihan rumah ibadah agar umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” kata Daniel.

Menurut dia, kepolisian memiliki tanggung jawab moral untuk merawat hubungan harmonis dengan masyarakat. Kehadiran polisi dalam kegiatan sosial, kata dia, diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling percaya serta mempererat kebersamaan.

Polri tidak berdiri sendiri. Kami adalah bagian dari masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap nilai-nilai religius dan kebersamaan adalah bagian dari pengabdian kami,” ujarnya.

Bagi jamaah Masjid Jami An Nur, kehadiran polisi dalam kegiatan kerja bakti itu menjadi pengalaman yang menghangatkan. Imam masjid, Ramly Mamonto, mengatakan kebersamaan antara aparat dan warga memberikan pesan penting tentang persaudaraan di bulan suci.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kehadiran jajaran Polres Bitung bukan hanya membantu membersihkan masjid, tetapi juga mempererat silaturahmi antara polisi dan masyarakat,” kata Ramly.

Ia berharap semangat kebersamaan seperti itu terus terjaga, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah suasana Ramadan yang penuh rahmat dan magfirah, kegiatan sederhana seperti membersihkan masjid menjadi pengingat bahwa harmoni sosial dapat tumbuh dari kepedulian kecil yang dilakukan bersama. Bagi Polres Bitung dan masyarakat Girian Bawah, pagi itu bukan sekadar kerja bakti, tetapi juga simbol kedekatan antara polisi dan umat yang mereka layani.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1