![]() |
| (Dok, google) |
Advertorial
LUGAS | BITUNG — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, manajemen Perumda Air Minum Duasudara Bitung mengambil langkah yang mencerminkan perhatian terhadap kesejahteraan karyawan. Perusahaan daerah yang bergerak di sektor pelayanan air bersih ini mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh pegawai Muslim lebih awal dari ketentuan pemerintah.
Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Direktur Utama Alfred Salindeho. Ia menjelaskan, percepatan pencairan THR merupakan bagian dari komitmen manajemen dalam memastikan para karyawan dapat mempersiapkan kebutuhan hari raya dengan lebih tenang.
“Manajemen ingin memastikan seluruh pegawai dapat menyambut Idul Fitri bersama keluarga tanpa terbebani persoalan kebutuhan menjelang lebaran. Karena itu, kami menyalurkan THR lebih awal agar ada ruang waktu bagi karyawan untuk mempersiapkan segala sesuatu,” ujar Alfred, Jumat (6/03) dilansir dari ManadoPost.id
Dalam realisasinya, manajemen perusahaan menyalurkan THR kepada 24 pegawai Muslim yang berhak menerima. Para penerima terdiri atas karyawan tetap maupun tenaga kontrak yang selama ini menjadi bagian dari operasional pelayanan air bersih di Kota Bitung.
Total anggaran yang digelontorkan perusahaan untuk pembayaran THR tersebut mencapai sekitar Rp135 juta. Dana itu diharapkan dapat membantu para pegawai memenuhi kebutuhan keluarga yang biasanya meningkat menjelang Idul Fitri.
Bagi manajemen perusahaan, kebijakan percepatan pencairan THR tidak sekadar memenuhi kewajiban korporasi. Langkah ini juga dimaknai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pegawai yang selama ini berperan menjaga kelancaran distribusi air bersih bagi masyarakat Kota Bitung.
Alfred menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik yang diberikan perusahaan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelola sistem pelayanan tersebut. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan karyawan menjadi salah satu prioritas dalam tata kelola perusahaan.
“Pegawai adalah pilar utama pelayanan air bersih. Ketika kesejahteraan mereka terjaga, semangat kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik,” katanya.
Selain berdampak bagi internal perusahaan, manajemen juga berharap dana THR yang diterima para karyawan dapat ikut mendorong perputaran ekonomi lokal. Alfred mengajak para pegawai untuk memanfaatkan tunjangan tersebut dengan berbelanja di pasar tradisional maupun lapak pedagang kecil di Kota Bitung.
Dengan begitu, momentum menjelang Idul Fitri tidak hanya dirasakan oleh keluarga karyawan, tetapi juga memberi manfaat bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat sekitar.
Langkah percepatan pembayaran THR ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik. Jika ketentuan pemerintah menetapkan pembayaran THR paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri, manajemen memilih menyalurkannya sekitar dua pekan lebih awal.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis sekaligus meningkatkan motivasi para pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Dengan dukungan seluruh karyawan serta semangat kebersamaan yang terus dijaga, Perumda Air Minum Duasudara Bitung optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi warga Kota Bitung, sekaligus memperkuat perannya sebagai perusahaan daerah yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
