LUGAS | BITUNG — Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 secara virtual dari Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir, sebagai bagian dari program nasional untuk mendorong swasembada pangan, khususnya komoditas jagung.
Kegiatan yang digelar secara nasional tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, melalui sambungan virtual. Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa program penanaman jagung serentak merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global.
Menurut Kapolri, program ini tidak hanya berkaitan dengan sektor pertanian semata, tetapi juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam menjaga stabilitas ekonomi serta memastikan ketersediaan pangan dalam negeri.
“Program ini merupakan amanah Presiden yang harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Kebutuhan pangan, khususnya jagung, terus meningkat seiring berkembangnya sektor peternakan dan berbagai program nasional yang membutuhkan pasokan pakan,” ujar Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya.
Ia juga menyinggung kondisi global yang tengah mengalami dinamika geopolitik, yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan rantai pasok dunia. Dalam situasi seperti itu, kata dia, kemandirian pangan menjadi salah satu kunci ketahanan nasional.
“Karena itu kita harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, termasuk dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar, dan itu harus kita kelola secara optimal untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.
Di Kota Bitung, kegiatan tersebut diikuti oleh Wakil Wali Kota Randito Maringka bersama Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, Dandim 1310 Bitung I Dewa Made Dharmawan Juniarta, serta jajaran unsur Forkopimda lainnya.
Turut hadir pula Komandan Yonmarhanlan VIII Helmi Hamsyir, perwakilan Satrol Koarmada VIII Kapten Laut (P) Sunarko, Asisten I Pemerintah Kota Bitung Forsman F.T Dandel, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung Steven DJ Prok.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Madidir Heimans Bidara Kansil, Ketua DPD APPSI Kota Bitung Hairuddin Bandu, serta tokoh agama Ketua BPMJ GMIM setempat Tirsa Sondakh Watung, bersama kelompok tani dan undangan lainnya yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun virtual.
Penanaman jagung serentak ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif lintas sektor, melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, serta para petani di berbagai daerah.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap produksi jagung nasional dapat meningkat secara signifikan sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, terutama untuk sektor pangan dan pakan ternak.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para petani serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Di tingkat daerah, keterlibatan Forkopimda Kota Bitung menunjukkan dukungan penuh terhadap program nasional tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan program swasembada pangan dapat berjalan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi itu, program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah konkret menuju kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah, termasuk di Kota Bitung.
