LUGAS | MERAK, BANTEN — Arus penyeberangan pada H-6 Idul Fitri 1447 Hijriah di lintas Jawa–Sumatera mulai menunjukkan dinamika pergerakan penumpang dan kendaraan. Data Posko Merak mencatat sebanyak 69 perjalanan kapal (trip) beroperasi melayani penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera dalam periode 12 jam, Minggu (15/3/2026) pukul 00.00–12.00 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Merak yang mencakup pelabuhan di kawasan Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-6 mencapai 48.286 orang. Angka ini turun 21,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 61.383 orang.
Pada kategori kendaraan, jumlah sepeda motor yang menyeberang tercatat 4.446 unit, meningkat 40 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 3.161 unit. Sebaliknya, kendaraan roda empat mengalami penurunan menjadi 6.544 unit atau turun sekitar 22 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 8.413 unit.
Jumlah kendaraan angkutan barang juga mengalami penurunan. Tercatat 1.290 unit truk menyeberang pada H-6, turun 34,1 persen dari tahun lalu yang mencapai 1.958 unit. Demikian pula dengan bus yang tercatat sebanyak 296 unit, atau turun 43,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 527 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-6 mencapai 12.576 unit. Angka tersebut turun 10,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 14.059 unit.
Adapun akumulasi penyeberangan sejak H-10 hingga H-6 dari Jawa ke Sumatera mencapai 247.297 penumpang. Jumlah ini turun 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 264.174 orang. Sementara itu, total kendaraan yang telah menyeberang pada periode yang sama tercatat 61.602 unit atau naik 1,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 60.452 unit.
Sementara itu, arus dari Sumatera menuju Jawa juga mengalami penurunan. Berdasarkan data Posko Bakauheni, tercatat sebanyak 63 perjalanan kapal beroperasi di Pelabuhan Bakauheni dalam periode yang sama.
Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Wika Beton Bakauheni, dan BBJ Muara Pilu mencapai 22.028 orang atau turun 44,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 39.708 orang.
Jumlah sepeda motor yang menyeberang tercatat 306 unit atau turun 43,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 539 unit. Kendaraan roda empat tercatat 2.549 unit, turun 43,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.514 unit.
Adapun kendaraan truk tercatat 1.308 unit atau turun 37,5 persen dari tahun lalu yang mencapai 2.094 unit. Sementara itu, bus yang menyeberang tercatat sebanyak 305 unit atau turun 49,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 600 unit.
Total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-6 mencapai 4.468 unit atau turun 42,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.747 unit.
Secara kumulatif, penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H-6 tercatat sebanyak 160.207 orang atau turun 13,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 186.134 orang. Sementara total kendaraan tercatat 36.246 unit atau turun 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 39.077 unit.
Data ini menunjukkan bahwa arus mudik lintas Selat Sunda masih bergerak dinamis menjelang puncak arus mudik Lebaran, dengan kecenderungan penurunan pada sejumlah kategori penumpang dan kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya.
