KMP Portlink V Mulai Beroperasi di Pelabuhan SMA, Perkuat Layanan Angkutan Lebaran

 



LUGAS | Lampung Selatan — Kapal motor penyeberangan (KMP) Portlink V milik PT ASDP Indonesia Ferry mulai bersandar dan melakukan bongkar muat perdana di Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA), Lampung Selatan, Rabu (25/3/2026). Kehadiran kapal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan angkutan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni yang selama ini menjadi simpul utama penyeberangan Jawa–Sumatra. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni, Capt. Suratno, mengatakan pengoperasian Pelabuhan SMA merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah dalam pengaturan arus mudik.

“Merujuk pada surat keputusan bersama Menteri Perhubungan, terdapat dua pelabuhan prioritas selama angkutan Lebaran, yakni pelabuhan BBJ sebagai prioritas menengah dan Pelabuhan SMA sebagai prioritas utama,” ujarnya. 



Ia menjelaskan, KMP Portlink V sebelumnya telah menjalani uji coba sandar dan dinyatakan berhasil melakukan bongkar muat, termasuk untuk kebutuhan logistik seperti sembilan bahan pokok (sembako). Pada operasi perdana ini, tercatat sekitar 450 unit kendaraan roda empat turut dilayani, termasuk kendaraan pengangkut buah dan hewan ternak yang menjadi prioritas distribusi.

“Setelah kapal merapat, petugas langsung menjalankan prosedur bongkar muat. Kendaraan logistik menjadi prioritas utama di Pelabuhan SMA,” kata Suratno.

Menurut dia, kehadiran KMP Portlink V yang memiliki kapasitas angkut besar diharapkan mampu mengurangi waktu tunggu kendaraan di pelabuhan. Selain itu, distribusi kendaraan dan penumpang dapat lebih merata sehingga tidak terpusat di satu titik.

“Ini langkah strategis untuk mengurai kepadatan jalur laut. Kami berharap dapat membantu kelancaran arus balik Lebaran di Bakauheni,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengawas Laut dan Pelayaran (KPLP) Tanjung Priok, Fourmansyah, mengatakan pihaknya turut memperkuat pengawasan dengan menambah tiga kapal patroli di perairan Selat Sunda.

Penambahan armada patroli tersebut ditujukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran selama periode angkutan Lebaran yang diperkirakan mengalami lonjakan signifikan.

“Kami mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan, berhati-hati dalam perjalanan, serta menjaga barang bawaan agar tidak tertinggal di kapal,” kata Fourmansyah.




0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1