PERSINAS ASAD DIY Gelar Latihan Bersama Pelatih saat Ramadan
LUGAS | DIY (6/3/2026) – Perguruan silat PERSINAS ASAD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar latihan bersama para pelatih dan asisten pelatih di bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, secara serentak di delapan titik latihan yang tersebar di wilayah DIY.
Latihan bersama ini menjadi momentum untuk menjaga semangat para pesilat dalam berlatih meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan juga diikuti secara daring melalui media Zoom, sehingga seluruh peserta dari berbagai titik latihan dapat terhubung dan mengikuti arahan bersama.
Koordinator kegiatan yang juga Ketua Lembaga Ilmu Beladiri PERSINAS ASAD DIY, Sigit Triyanto, menyampaikan bahwa jiwa pesilat PERSINAS ASAD merupakan perpaduan antara budi luhur, keberanian, dan jiwa kesatria.
“Pesilat PERSINAS ASAD harus memiliki sikap bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga persaudaraan, serta saling tolong-menolong. Pencak silat bukan hanya soal bela diri, tetapi juga membentuk karakter manusia seutuhnya yang bermanfaat dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan latihan bersama ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pelatih dan asisten pelatih PERSINAS ASAD di wilayah DIY, khususnya dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.
Sementara itu, Ketua PERSINAS ASAD DIY, Eka Budiana, dalam arahannya melalui Zoom Meeting mengajak para pendekar, pelatih, dan asisten pelatih untuk terus menjaga semangat dalam mengembangkan pencak silat di wilayah masing-masing.
Ia menekankan bahwa para pesilat tetap perlu menjaga kebugaran dan stamina dengan berlatih secara terukur meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
“Pendekar silat tetap berlatih saat Ramadan untuk menjaga kebugaran, fokus, dan disiplin. Namun latihan dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang, lebih menitikberatkan pada teknik jurus dan olah napas agar tetap aman dan tidak menyebabkan dehidrasi,” jelasnya.
Kegiatan latihan bersama tersebut ditutup dengan buka puasa bersama, yang dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah di masjid terdekat dengan lokasi latihan.
Selain meningkatkan kebugaran, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan antar pelatih serta memperkuat komitmen dalam membina generasi pesilat yang berkarakter, disiplin, dan berakhlak mulia.
Kontributor: Masminggir Jogja