LUGAS | JAKARTA TIMUR — Forum Komunikasi Komite Sekolah Jakarta Timur (FKKS Jakarta Timur) menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Masjid Agung At-Tin, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah, tokoh pendidikan, serta para pengurus dan anggota komite sekolah dari berbagai wilayah di Jakarta Timur.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko, Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Muhammad Matsani, Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto, Kasubdit Kewaspadaan Dini Bakesbangpol DKI Jakarta M. Jajuli, Kasi pembinaan ideologi, wawasan kebangsaan, dan politik Kesbangpol Jakarta Timur Ari Yuswanto, serta Sudin Pendidikan Jakarta Timur Wilayah 2 Horale. Hadir pula Lurah Pinang Ranti Nani Yustina bersama para kepala sekolah dan komite sekolah se-Jakarta Timur.
Ketua Umum FKKS Jakarta Timur Syamsul Bahri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Syamsul, kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari momentum Ramadhan 1447 Hijriah untuk mempererat silaturahmi antar komite sekolah di Jakarta Timur.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan santunan,” ujar Syamsul.
Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi FKKS Jakarta Timur. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat solidaritas dalam dunia pendidikan.
Ia berharap FKKS dapat terus berkontribusi dalam mendukung dunia pendidikan, terutama dalam membina generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman.
Kusmanto juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menyikapi berbagai isu global yang berkembang, termasuk situasi geopolitik dunia.
“Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks. Persatuan dan ketenangan di masyarakat harus tetap dijaga,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum untuk meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT sekaligus mempererat hubungan antarsesama.
Menurutnya, Ramadhan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kerja sama dalam dunia pendidikan antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sarjoko juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyalurkan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap II tahun 2026 pada 5 Maret 2026 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung akses pendidikan.
Ia menegaskan pentingnya penguatan konsep Tri Sentra Pendidikan, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat, yang harus berjalan secara sinergis.
“Ketiga unsur ini harus bekerja sama dalam membina dan mendidik anak-anak agar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang dilaksanakan dalam rangkaian acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Para peserta kemudian menutup kegiatan dengan doa bersama dan berbuka puasa.
Melalui kegiatan ini, FKKS Jakarta Timur berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara komite sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan pendidikan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Laporan: Ida Farida | Editor: Mahar Prastowo
