LUGAS | JOMBANG – Safari Ramadhan Muspika Kecamatan Mojoagung ke-4 tahun 2026 digelar dengan khidmat di Masjid Al Asri, Perum Mojoasri, Desa Mancilan, Kamis malam, 5/03/2026.
Acara yang dimulai pada pukul 19.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Bapak Camat, Dinas Kesehatan Kecamatan Mojoagung, Kapolsek, perwakilan Danramil, Majelis Ulama Indonesia (MUI), MWC NU, Ketua dan Wakil PC LDII, Babinsa, Babinkamtibmas, serta Kepala Desa dan jajaran perangkat desa, RT dan RW Perum Mojoasri.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Mancilan, Bapak Atim Riduwan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Camat dan rombongan dalam acara Safari Ramadhan tersebut. "Kami berterima kasih kepada Bapak Camat beserta rombongan yang hadir di desa kami. Program Bapak Bupati dan Wakil Bupati Jombang mengenai dana operasional RT dan insentif bagi Bapak-bapak RT se-Kabupaten Jombang sangat kami apresiasi. Kegiatan Pokja dan program pembangunan di desa Mancilan berjalan lancar," jelas Atim. Ia juga menyampaikan permintaan arahan terkait pelaksanaan takbiran keliling agar berjalan tertib dan lancar.
Camat Mojoagung, Bapak Anjik Eko Saputro, S.H., M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi sekaligus berjamaah sholat tarawih bersama warga Mancilan. "Alhamdulillah, malam ini kita dapat berkumpul dalam suasana penuh semangat dan kekompakan. Safari Ramadhan ini bertujuan menjalin ukhuwah para ulama dan umaro dalam beribadah serta tatap muka secara langsung," ujarnya.
Lebih lanjut, Camat memaparkan beberapa program pemerintah yang sedang berjalan, termasuk pemindahan Sekolah Rakyat di Desa Mancilan ke Tunggorono sebagai program gratis guna membantu anak-anak kurang mampu untuk tetap bersekolah. "Kami juga mendukung program makan siang gratis dari pemerintah yang bermula dari PAUD hingga SMP di Kecamatan Mojoagung, dan kami minta agar para lurah serta kepala desa terus memantau perkembangannya," tambahnya.
Camat juga menyinggung keberadaan Koperasi Merah Putih di Desa Mancilan, yang bertujuan memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. "Kami mohon masyarakat turut mendukung semua program Bupati agar terwujud masyarakat Jombang yang sejahtera," tandasnya.
Mengenai pelayanan administrasi, Camat meminta maaf atas keterlambatan pengurusan KTP lantaran keterbatasan blangko dari pusat. "Kami mohon pengertian warga karena antrian pengurusan juga terjadi di seluruh daerah Indonesia. Jika bersifat mendesak, warga dapat langsung mengurus di Dinas Kependudukan Kabupaten Jombang," tutur Camat.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, S.H., memberikan himbauan terkait situasi kamtibmas menjelang Idul Fitri. "Pengaruh ponsel dan media sosial sangat besar, yang terkadang memprihatinkan. Kami mengimbau para orangtua agar lebih memperhatikan anak-anaknya terutama terkait bahaya narkoba di wilayah Mojoagung," katanya.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa kejahatan curanmor semakin meningkat, dengan dua kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu. "Selama pelaksanaan takbiran keliling, kami harap masyarakat tidak menggunakan sound system dengan volume besar dan tidak keluar dari wilayah desa masing-masing demi keamanan dan ketertiban," pesan Kapolsek.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bijak menyikapi berita yang beredar. "Jangan mudah terpengaruh berita yang belum tentu benar. Mohon selalu tabayun dan selesaikan masalah di tingkat desa agar tidak menimbulkan konflik yang tidak perlu," pungkasnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mojoagung, Bapak Mubin, S.Pd., agar Ramadan dan seluruh program pemerintah berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat Desa Mancilan dan sekitarnya.
Safari Ramadhan Muspika yang digelar di Desa Mancilan ini tidak hanya menyemarakkan ibadah di bulan suci, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketertiban bersama.


