Anggota Senkom Sidoarjo Ajak Masyarakat Kembangkan Budidaya Ayam Petelur untuk Ketahanan Pangan

Yusuf anggota Senkom Mitra Polri Sidoarjo

LUGAS - Sidoarjo, Jawa Timur – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus didorong oleh anggota Senkom Mitra Polri di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya dilakukan oleh Yusuf, anggota aktif Senkom yang mengajak masyarakat untuk mulai membudidayakan ayam petelur sebagai solusi pemenuhan kebutuhan pangan keluarga sekaligus peluang tambahan penghasilan.

Saat ditemui di kandang ayamnya, Selasa (21 April 2026), Yusuf mengatakan bahwa beternak ayam petelur merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi ketahanan pangan rumah tangga.

“Memulai beternak ayam petelur tidak harus langsung dalam jumlah besar. Cukup 5 sampai 10 ekor terlebih dahulu, itu sudah bisa membantu memenuhi kebutuhan protein keluarga. Kalau hasilnya lebih, bisa dijual ke tetangga dan menjadi tambahan pemasukan,” ujarnya.

Dalam kesehariannya, Yusuf menunjukkan bahwa beternak ayam petelur dapat dimulai dari skala kecil sesuai kemampuan. Dari jumlah terbatas tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh telur segar untuk konsumsi sendiri, tetapi juga bisa mulai belajar mengelola usaha peternakan secara bertahap.

Ia juga menambahkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk memulai beternak.

“Untuk berternak skala rumahan, cukup memanfaatkan lahan sempit sekitar 2x1 meter. Bisa menggunakan sistem setengah umbaran atau kandang model apartemen, sehingga tetap efisien dan mudah dalam perawatan,” jelasnya.

Yusuf menekankan pentingnya memulai dari skala rumahan sebagai proses pembelajaran. Dengan memelihara ayam sejak usia dini atau DOC (Day Old Chick), peternak pemula akan mendapatkan pengalaman berharga dalam perawatan, mulai dari pemberian pakan, pengelolaan kandang, hingga menjaga kesehatan ayam.

“Merawat ayam sejak DOC memberikan banyak pengalaman penting. Selain biaya awal lebih terjangkau, kita juga bisa memahami cara merawat ayam dengan baik hingga siap produksi. Biasanya di usia 4 sampai 5 bulan ayam sudah mulai bertelur,” tambahnya.

Hasil telur dari ternak Ayam Yusuf siap kirim ke pelanggan.

Lebih lanjut, Yusuf menyoroti pentingnya ketahanan pangan mandiri di tingkat rumah tangga. Menurutnya, dengan memiliki sumber pangan sendiri seperti telur dan daging ayam, masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pasar. Hal ini menjadi sangat penting terutama dalam kondisi harga bahan pokok yang fluktuatif atau situasi tertentu yang dapat mengganggu distribusi pangan.

“Ketahanan pangan mandiri itu penting agar keluarga tetap memiliki akses terhadap kebutuhan gizi, khususnya protein hewani. Dengan beternak sendiri, kita lebih tenang karena kebutuhan dasar bisa terpenuhi dari rumah,” ungkapnya.

Selain itu, ketahanan pangan mandiri juga membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga serta membuka peluang tambahan pendapatan. Jika dikelola dengan baik, hasil ternak tidak hanya mencukupi kebutuhan sendiri, tetapi juga bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Yusuf menambahkan, pengalaman dari skala kecil tersebut dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha ke tingkat yang lebih besar. Dengan manajemen yang baik, peternak dapat meningkatkan jumlah ternak secara bertahap, mulai dari puluhan, ratusan, hingga ribuan ekor ayam.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu mencoba, karena selain mudah dipelajari, budidaya ayam petelur memiliki prospek yang menjanjikan di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat.

“Tidak perlu menunggu modal besar. Mulai saja dari yang kecil dan konsisten. Dari pengalaman itu, kita bisa terus berkembang dan meningkatkan skala usaha,” pungkasnya.

Program edukasi dan ajakan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan sekaligus membuka peluang usaha baru di tingkat rumah tangga. Dengan langkah sederhana namun berkelanjutan, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. (R)

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1