Hengky Honandar Hadiri Paskah Nasional di Manado, Tekankan Kerukunan di Tengah Dinamika Daerah

 



LUGAS | MANADO — Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, menghadiri Perayaan Paskah Nasional yang digelar di Manado, dalam suasana khidmat sekaligus penuh sukacita. Kehadiran kepala daerah ini menjadi bagian dari representasi pemerintah kota dalam momentum keagamaan berskala nasional yang sarat pesan persatuan.

Acara tersebut turut dihadiri utusan Presiden, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta berbagai elemen masyarakat lintas agama. Dalam konteks itu, kehadiran Hengky dinilai bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan posisi pemerintah daerah dalam merawat harmoni sosial di tengah beragam tantangan.

“Paskah mengajarkan nilai kasih, pengorbanan, dan harapan. Ini menjadi fondasi penting dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk,” ujar Hengky kepada wartawan di sela kegiatan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bitung memandang kerukunan antarumat beragama sebagai pilar utama stabilitas daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, isu toleransi dan kohesi sosial menjadi perhatian, terutama di wilayah dengan mobilitas dan heterogenitas tinggi seperti Bitung.

Momentum Paskah Nasional, kata dia, harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan keagamaan. “Ini adalah ruang refleksi bersama, bagaimana kita memperkuat persaudaraan dan menjaga kedamaian, sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif,” ujarnya.

Kehadiran Hengky juga disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah kota untuk terus hadir dalam setiap momentum sosial-keagamaan, sekaligus memperkuat komunikasi lintas sektor—baik dengan pemerintah pusat, provinsi, maupun tokoh masyarakat.

Di tengah suasana perayaan, pesan yang mengemuka tetap sama: menjaga Sulawesi Utara sebagai rumah bersama yang damai. Sebuah pesan yang, dalam praktiknya, menuntut konsistensi kebijakan, bukan sekadar simbol kehadiran di panggung seremonial.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1