LUGAS | Kota Bekasi - Halal Bihalal dokter bersama pasien adalah momen silaturahmi pasca-Lebaran yang bertujuan mempererat hubungan terapeutik, meningkatkan kehangatan, serta membangun kepercayaan antara tenaga medis dan pasien. Kegiatan ini sering diisi dengan sharing session, edukasi kesehatan santai, dan makan bersama, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang suportif.
Seperti halnya acara Halal Bihalal dan Bincang Santai dengan tema "Rayakan Kehidupan, Kuatkan Harapan" yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Besar Pasien (IKBP) dr. Yendri Januardi, SpB. Subsp. Onk (K) di Wulansari Resto, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).
Ketua panitia penyelenggara Dell Nurul Zahara, menjelaskan bahwa Halal Bihalal dan Bincang Santai diselenggarakan dengan tujuan untuk Bersilaturahmi dan saling mengenal sesama pasien dan meningkatkan pengetahuan akan pentingnya pencegahan dan penanganan kanker.
"Kami hari ini melakukan kegiatan Halal Bihalal dan diskusi santai. Diharapkan dengan kegiatan ini bisa memberikan dukungan kepada para pasien dan penyintas serta memberikan info dan pengetahuan terkait layanan kanker di Kota Bekasi," jelas Dell.
Acara Halal Bihalal dan Bincang Santai dikemas secara sederhana dengan menghadirkan dr. Yendri Januardi, SpB. Subsp. Onk (K) sebagai pembicara.
Suasana tampak hangat dan penuh kekeluargaan. Sebelum menjawab pertanyaan peserta, dr. Yendri menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin serta ucapan terima kasih kepada seluruh yang hadir dalam acara tersebut. Halal Bihalal ini menjadi wadah untuk saling memaafkan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar seluruh Civitas Hermina Hospital.
Pada kesempatan itu, dr. Yendri menjelaskan bahwa kegiatan diskusi santai bagi pasien kanker bisa sangat bermanfaat, baik secara pribadi maupun untuk menciptakan ruang yang aman dan mendukung.
"Diskusi ini bisa menjadi sarana untuk berbagi pengalaman, belajar dari satu sama lain, dan menemukan sumber dukungan yang kuat. Mempunyai perasaan Bahagia dan gembira di tengah kondisi kanker yang dihadapi, sangat memengaruhi keberhasilan terapi. Jadi, perlu ada dorongan lingkungan sekitar supaya pasien kanker tetap optimistis," ungkap dr. Yendri.
dr. Yendri juga memberikan pencerahan kepada pasien Kanker untuk mempercayai informasi medis dari sumber yang terpercaya seperti dokter dan ahli kesehatan, dan menghindari informasi non-medis yang belum terbukti secara ilmiah.Tidak bisa dipungkiri, karena menurutnya beberapa pasien masih ada yang lebih mempercayakan pengobatan kanker kepada 'orang pintar' dibandingkan dokter. Baru setelah terapi alternatifnya gagal, pasien kembali lagi ke dokter dalam kondisi yang sudah terlanjur parah.
Pasien kanker payudara yang telah menjalani mastektomi (pengangkatan payudara) sering mengalami penurunan kepercayaan diri akibat perubahan fisik dan citra tubuh.
"Meskipun payudara hanya tinggal satu, semangat dan rasa percaya diri tetap harus dijaga karena ini merupakan kunci penting dalam proses penyembuhan dan kualitas hidup. Saat jalan-jalan juga tidak ada yang tahu kalau ibu-ibu payudaranya satu, kan juga tidak kelihatan. Intinya tetap jaga 3, Ikhlas, semangat dan doa," jelas dr. Yendri.
Sementara itu, Prof. Cicih Ratnasih Ketua Hermina Cancer Warrior (HCW) mengatakan, bahwa acara Halal Bihalal, Silaturahmi serta Bincang Santai ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan.
"Mari kita sambut dengan senyuman, kebahagiaan, dan kehangatan dalam acara yang penuh berkah ini," ungkap Prof. Cicih.
Prof. Cicih juga mengajak para pasien kanker dengan mengikuti kegitan-kegiatan positif seperti kegiatan yang menghadirkan penyintas kanker dalam seminar atau acara lainnya, penderita kanker dapat mendapatkan inspirasi, motivasi, dan dukungan yang mereka perlukan untuk berjuang melawan penyakit tersebut.
Acara halal bihalal dan bincang santai tambah menarik dengan adanya game kekinian, pembagian hadiah dan tantangan TikTokan oleh ibu-ibu Syhaaantik yang tergabung dalam IKBP dr. Yendri. (Agus W)
