LUGAS | Kediri (2/4). Mengawali bulan Syawal 1447 H dengan semangat fitri, keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar acara Silaturahim Syawal dan Halal Bihalal, pada Kamis sore (2/4). Kegiatan ini mempertemukan seluruh jajaran pengurus dan guru dengan Pimpinan Ponpes Wali Barokah.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus mengonsolidasikan visi pendidikan karakter bagi para santri pasca Ramadan.
Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Sunarto, dalam sambutannya menekankan bahwa semangat Ramadan harus tetap menyala dalam keseharian para pengajar dan pengurus. Menurutnya, keteladanan guru adalah kunci keberhasilan dakwah di pesantren.
"Momentum Syawal ini adalah saat yang tepat untuk melakukan recharging semangat pengabdian. Kami berterima kasih kepada seluruh guru yang telah berjuang membimbing santri selama Ramadan. Harapan kami, kerukunan dan kekompakan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan agar kualitas pendidikan di Ponpes Wali Barokah semakin barokah dan memberikan dampak positif bagi umat," ujar H. Sunarto.
Ia menyampaikan bahwa silaturahim ini menjadi sarana penting dalam menjaga kekompakan dan kebersamaan antar pengurus dan guru.
“Silaturahim Syawal ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk memperkuat ukhuwah serta menyatukan visi dalam membina generasi yang berakhlak mulia. Dengan kebersamaan yang kuat, insya Allah program pendidikan di pondok dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun selama Ramadan agar terus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan pesantren.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Agung Riyanto, yang juga Ketua LDII Kota Kediri hadir dalam kesempatan tersebut, mengatakan bahwa peran strategis guru pondok dalam menghadapi tantangan zaman.
"Silaturahim ini bukan sekadar seremoni saling memaafkan, melainkan penguatan fondasi perjuangan kita. Para ustadz di Ponpes Wali Barokah adalah garda terdepan dalam mencetak generasi profesional religius," ujarnya.
"Kami di DPD LDII Kota Kediri berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi dan kesejahteraan para pendidik agar proses transformasi ilmu agama dan nilai-nilai kebangsaan kepada santri berjalan maksimal demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
Turut hadir Ketua Yayasan Wali Barokah KH. Achmad Fawwaz Abd. Aziz dan jajaran, Kepala PKPPS Ulya Wali Barokah H.Agus DS, serta ratusan guru pengurus pondok.