Pelindo Regional 4 Bitung Gerak Cepat Salurkan Bantuan Gempa, Warga: Bukan Sekadar Logistik, Ini Penguatan Moral

 



LUGAS | BITUNG — Respons sigap ditunjukkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Regional 4 Bitung dalam membantu warga terdampak gempa bumi yang mengguncang Kota Bitung, Kamis (8/4). Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), bantuan kemanusiaan langsung disalurkan ke titik-titik pengungsian.

General Manager Pelindo Regional 4 Bitung, James David Hukom, turun langsung memimpin distribusi bantuan di lapangan. Kehadiran manajemen di tengah warga terdampak menjadi penegasan bahwa peran perusahaan tak berhenti pada layanan kepelabuhanan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan.

“Ini bagian dari tanggung jawab kami. Dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan dan ketepatan bantuan menjadi prioritas utama,” ujar Hukom di sela kegiatan penyaluran.

Bantuan yang disalurkan difokuskan untuk menjawab kebutuhan mendesak warga, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerusakan harta benda. Selain logistik dasar, bantuan diarahkan untuk mempercepat pemulihan awal pascabencana.

Dalam pelaksanaannya, Pelindo menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bitung guna memastikan distribusi berjalan efektif. Sinergi ini memungkinkan pemetaan wilayah terdampak dilakukan lebih akurat, sekaligus mempercepat penyaluran bantuan ke lokasi prioritas.

Sejumlah warga mengaku terbantu dengan kehadiran Pelindo di tengah situasi sulit. “Bantuan ini sangat berarti. Bukan hanya soal barang, tapi juga memberi semangat bagi kami untuk bangkit,” ujar salah satu pengungsi.

Langkah cepat ini memperlihatkan komitmen Pelindo sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan ekonomi, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial. Melalui program TJSL, perusahaan berupaya memastikan kehadirannya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.

Aksi kemanusiaan ini sekaligus menegaskan bahwa solidaritas sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari operasional perusahaan. Di tengah situasi krisis, Pelindo memilih hadir—bukan sekadar sebagai institusi, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan dan merespons penderitaan bersama.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1