Pemkot Bitung Bantah Dana DAU SG “Mengendap”: Klaim Hoaks, Transfer Belum Masuk

 



LUGAS | BITUNG — Pemerintah Kota Bitung akhirnya buka suara terkait isu yang beredar di media sosial soal Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU SG) 2026 yang disebut-sebut sudah masuk dan mengendap di kas daerah sejak awal April. Pemerintah memastikan informasi tersebut tidak benar.

Juru Bicara Pemkot Bitung, Altin Tumengkol, menegaskan bahwa hingga pertengahan April 2026, dana dimaksud belum ditransfer oleh pemerintah pusat.

“Saya tegaskan, kabar mengenai masuknya dana DAU SG ke rekening daerah adalah tidak benar,” ujar Altin dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4/2026).

Altin, yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokol serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung, menyebut informasi yang beredar sebagai kabar liar yang berpotensi menyesatkan publik. Ia menilai narasi tersebut tidak didukung data faktual dan dapat memicu kegaduhan jika tidak segera diluruskan.

Menurut dia, keterlambatan penyaluran DAU SG bukan hanya terjadi di Bitung. Sejumlah daerah lain di Indonesia juga mengalami hal serupa karena proses transfer dari pemerintah pusat belum dilakukan.

“Ini situasi nasional. Bukan hanya Bitung yang masih menunggu realisasi transfer dari pusat,” katanya.

Meski demikian, klarifikasi ini belum sepenuhnya meredakan pertanyaan publik. Sejumlah pihak menyoroti minimnya transparansi detail terkait timeline penyaluran dan mekanisme komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ketiadaan informasi rinci membuka ruang spekulasi yang kemudian berkembang di media sosial.

Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di platform digital. Warga diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah untuk mendapatkan kepastian informasi.

Pemkot Bitung juga menyatakan akan menyampaikan secara terbuka kepada publik jika dana DAU SG telah benar-benar masuk ke kas daerah. Namun hingga kini, kepastian waktu pencairan dari pemerintah pusat masih belum dapat dipastikan.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1