LUGAS | BITUNG — Peringatan dini tsunami yang sempat diberlakukan pascagempa magnitudo 7,6 pada Kamis pagi, 2 April 2026, resmi dinyatakan berakhir oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak adanya anomali signifikan pada permukaan laut yang berpotensi memicu gelombang tsunami di wilayah Bitung dan sekitarnya.
Kepala Stasiun BMKG, Aqil Iksan, menegaskan bahwa kondisi sudah relatif aman, meski masyarakat tetap diminta waspada. “Peringatan dini tsunami telah kami akhiri berdasarkan hasil monitoring terkini. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan dan memastikan kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas,” ujarnya.
