Tanamkan Nilai Pengabdian, MTs Al Ittihad Rumbai Pekanbaru Gelar Sekolah Kerja Nyata di Kampung Bebas Asap Rokok


LUGAS | PEKANBARU — Rombongan guru MTs Al Ittihad Rumbai Pekanbaru melakukan survei lokasi kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Senin (13/4/2026). Lokasi yang dipilih berada di RT 05 RW 05, yang dikenal sebagai Kampung Bebas Asap Rokok.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Lurah Agrowisata, Zulken, SP., bersama jajaran, di Rumah Singgah Yayasan Luhuring Budi. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mematangkan pelaksanaan program Sekolah Kerja Nyata (SKN) yang sarat dengan nilai pendidikan dan pengabdian.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTs Al Ittihad Rumbai, Dona Aptiza Astuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan yayasan yang telah memasuki tahun ketiga.

“Program ini adalah bentuk nyata pembelajaran di luar kelas. Selama tiga hari, siswa tingkat SMP dan SMA akan terjun langsung ke masyarakat untuk belajar beradaptasi, bersosialisasi, dan memberikan manfaat,” ujar Dona.

Ia menambahkan, sebelumnya program serupa telah dilaksanakan di wilayah Okura dan Muara Fajar Timur. Pada tahun ini, Kelurahan Agrowisata dipilih sebagai lokasi dengan pertimbangan kedekatan geografis sekaligus potensi pembelajaran sosial yang kuat.

Sebanyak 99 siswa akan dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 66 siswa laki-laki dan 33 siswa perempuan. Mereka akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari tinggal bersama orang tua asuh, bakti sosial, hingga kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar. Selain itu, siswa juga akan menggelar bazar pakaian layak pakai sebagai bentuk kepedulian sosial.

Menurut Dona, interaksi langsung dengan masyarakat, yang akan dilaksanakan pada pertengahan Mei 2026, menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa. Melalui pengalaman hidup bersama warga, siswa diharapkan mampu memperkuat nilai silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

“Di sekolah mereka belajar teori, tetapi di sini mereka belajar kehidupan nyata. Dari yang sebelumnya kurang bersosialisasi, menjadi lebih peka dan memahami kondisi masyarakat,” jelas Dona.

Ia juga menuturkan bahwa pengalaman serupa di lokasi sebelumnya menunjukkan dampak positif yang berkelanjutan, bahkan hubungan antara siswa dan orang tua asuh tetap terjalin hingga saat ini.

Sementara itu, Lurah Agrowisata, Zulken, SP., menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya sebagai lokasi kegiatan tahun ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.

“Alhamdulillah, kami dipercaya menjadi lokasi kegiatan di tahun ketiga ini. Mari kita bersama-sama mendukung agar kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujar Zulken.

Program Sekolah Kerja Nyata ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Al Ittihad dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan nilai-nilai keislaman yang kuat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang mampu mengamalkan ilmu, memperkuat ukhuwah, serta siap menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat.

Turut hadir Ketua RW 05 Jefri, Ketua LPS Chandra Alpiat, Ketua RT 05 Ichwan Cahyono, perwakilan Yayasan Luhuring Budi Choiri, serta unsur humas dan media Kelurahan Agrowisata.

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1