Program yang dipusatkan di RT 04 RW 05 Kelurahan Agrowisata itu merupakan agenda tahunan bagi siswa kelas IX sebelum menuntaskan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga merasakan langsung dinamika kehidupan masyarakat.
Kepala MTs Al-Ittihadiyah, Hasan Basri, S.Ag., M.Pd., kepada media menjelaskan bahwa RELEASE dirancang untuk membentuk karakter siswa agar lebih mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa pengabdian.
“Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mendapatkan pengalaman berharga untuk membentuk karakter yang mandiri serta bertanggung jawab,” ujar Hasan.
Kegiatan diawali dengan pelepasan resmi di Masjid Al-Ittihad oleh Direktur YKPI Al-Ittihad, Ustadz Syahyenni, S.Si., M.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga adab selama berada di tengah masyarakat dan menjadikan setiap aktivitas sebagai bagian dari dakwah serta ibadah.
Setibanya di lokasi, para siswa disambut dalam acara pembukaan yang berlangsung di Masjid Al Kastoeri dan dihadiri Lurah Agrowisata, Zulken, SP. Selanjutnya, para peserta yang terbagi dalam sembilan kelompok ditempatkan di rumah orang tua asuh untuk berinteraksi langsung dengan warga.
Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Mereka mengunjungi kelompok tani setempat untuk mempelajari sektor pertanian dan peternakan, mulai dari budidaya pepaya, jagung, kacang-kacangan, semangka hingga peternakan kambing.
Tidak hanya itu, kelompok siswa putra juga melakukan aksi sosial berupa bedah mushala dengan membersihkan dan mengecat tempat ibadah. Pada malam harinya, para peserta mengajar anak-anak di rumah tahfiz sebagai bentuk kontribusi dalam bidang pendidikan agama.
Hari kedua menjadi puncak kegiatan sosial melalui penyelenggaraan bazar murah barang layak pakai. Berbagai kebutuhan seperti pakaian, sepatu, tas, dan peralatan rumah tangga dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Barang-barang tersebut merupakan donasi dari para siswa sebelum keberangkatan.
“Alhamdulillah meski capek, kami senang bisa mengadakan bazar untuk warga di sini,” kata Aisyah Nathifa, salah seorang peserta RELEASE.
Bazar tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah kelurahan yang berkolaborasi dengan Puskesmas Rumbai Bukit untuk menghadirkan layanan cek kesehatan gratis dan bazar sembako murah bagi masyarakat.
Menariknya, seluruh hasil penjualan bazar tidak digunakan untuk kepentingan peserta, melainkan dikumpulkan untuk santunan anak yatim dan bantuan sembako bagi kaum dhuafa di lingkungan setempat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan Hakim Hendra Alkampari. Sebelum acara puncak, siswa juga menggelar berbagai perlombaan keagamaan bagi anak-anak, seperti lomba adzan, hafalan surat pendek, dan doa harian.
Pada malam penutupan, panitia menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, membagikan hadiah kepada para pemenang lomba, serta memberikan cinderamata kepada Kelurahan Agrowisata, pengurus rumah tahfiz, dan pengurus mushala sebagai bentuk apresiasi atas dukungan selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran para siswa mendapat respons positif dari masyarakat. Pengurus Mushala Baiturrahman RT 04 RW 05, Amlizar, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan para peserta.
“Terima kasih banyak yang bisa kami ucapkan kepada peserta RELEASE atas semua yang telah dilakukan selama berada di lingkungan kami,” ungkap Amlizar.
Melalui RELEASE, MTs Al-Ittihadiyah tidak hanya memberikan pengalaman belajar di luar kelas, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.
Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi yang siap berkontribusi bagi lingkungan dan umat.



