Bukan Sekadar Latihan Silat, PERSINAS ASAD Jateng Kini Fokus Bangun Kekuatan Media

Rizal PM saat memberikan Diklat Jurnalistik PERSINAS ASAD Jateng. Foto: Humas

LUGASBoyolali – Narasumber Humas PERSINAS ASAD Jawa Tengah menegaskan pentingnya penguasaan media dan publikasi sebagai sarana membangun citra positif organisasi di era digital. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Diklat Jurnalistik Olahraga dan Kesekretariatan PERSINAS ASAD Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Baitul Ilmi, Gagaksipat, Boyolali.

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari utusan 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah tersebut menjadi langkah strategis PERSINAS ASAD dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, media sosial, dokumentasi, dan tata kelola administrasi organisasi.


Koordinator LINES Jawa Tengah, Weda Hendragiri, selaku pemateri jurnalistik menyampaikan bahwa media online dan media sosial merupakan etalase sebuah organisasi. Menurutnya, masyarakat mengenal dan menilai sebuah organisasi melalui informasi yang tersaji di media.

"Publik mengetahui aktivitas dan prestasi PERSINAS ASAD dari media. Karena itu, para pengelola media organisasi harus memahami teknik dasar jurnalistik, terutama konsep 5W+1H, agar mampu menghasilkan berita yang faktual, menarik, dan mudah dipahami masyarakat," ujarnya.


Materi jurnalistik kemudian dilanjutkan dengan praktik penulisan berita dan penyusunan rilis kegiatan yang dipandu oleh Rizal Putra Milda. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk langsung mempraktikkan teknik penulisan berita berdasarkan kegiatan yang mereka ikuti.

Sementara itu, Anwar Mustofa Lutfi memberikan materi tentang teknik foto dan video jurnalistik serta kiat melakukan wawancara yang efektif. Ia menjelaskan bahwa dokumentasi yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas publikasi organisasi.

Pada sesi media sosial, Rozaq Husna Hidayat membagikan berbagai strategi pengelolaan konten digital. Ia menjelaskan bahwa salah satu kunci agar konten mudah masuk FYP atau viral adalah membuat pembukaan yang menarik perhatian dalam tiga detik pertama, memanfaatkan audio yang sedang tren, serta mendorong interaksi audiens melalui komentar, like, dan share.


Selain materi jurnalistik, peserta juga mendapatkan pembekalan kesekretariatan organisasi yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris PERSINAS ASAD Jawa Tengah, Dr. Andi Sunyoto. Materi tersebut membahas tata kelola administrasi organisasi yang tertib, efektif, dan profesional guna mendukung kemajuan PERSINAS ASAD di seluruh daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah, Drs. H. Sutiyono, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum VI IPSI Provinsi Jawa Tengah Bidang Pembinaan Seni Budaya Pencak Silat dan Mental Spiritual. Dalam sambutannya, ia meminta seluruh peserta mengikuti diklat dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di daerah masing-masing.

"Saya berharap seluruh peserta serius mengikuti setiap materi yang diberikan. Setelah kembali ke kabupaten dan kota masing-masing, ilmu yang didapat harus segera diterapkan, termasuk dalam memperluas publikasi berbagai kegiatan dan prestasi PERSINAS ASAD," kata Sutiyono.


Ia menambahkan bahwa hingga saat ini PERSINAS ASAD terus melahirkan atlet-atlet berprestasi di berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten/kota, provinsi, nasional hingga internasional. Menurutnya, berbagai capaian tersebut perlu dipublikasikan secara masif agar semakin dikenal masyarakat luas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris PERSINAS ASAD Provinsi Jawa Tengah Muhsin Hidayat, Wakil Sekretaris Dr. Andi Sunyoto, serta jajaran pengurus dan tim Humas PERSINAS ASAD Jawa Tengah.

Melalui kegiatan ini, PERSINAS ASAD Jawa Tengah berharap lahir kader-kader jurnalistik olahraga dan pengelola media organisasi yang profesional, sehingga mampu mendukung pengembangan pencak silat sekaligus memperkuat syiar prestasi PERSINAS ASAD di tengah masyarakat. (Humas ASAD Jateng)

0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1