Di Bawah Jembatan Kodam, Seorang Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa



LUGAS | Jakarta Timur — Langit Jakarta Timur siang itu tampak terik. Arus kendaraan di ruas Tol Jagorawi tetap bergerak seperti biasa. Namun, suasana berbeda terasa di bawah Jembatan Kodam, Jalan Letjen M.T. Haryono (Soetoyo), Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jumat (29/5/2026) siang.

Seorang pemuda bernama Iwan (29) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bawah jembatan sekitar pukul 14.13 WIB. Penemuan itu bermula dari rasa penasaran seorang warga yang melintas di lokasi.

Andung Zaelani (62), seorang buruh warga Kebon Pala, mengaku awalnya melihat dua orang berdiri di pinggir jembatan sambil menatap ke bawah. Karena merasa ada sesuatu yang tidak biasa, ia ikut mendekat dan melihat ke arah bawah jembatan.

“Saya lihat ada laki-laki tergeletak dan tidak bergerak,” ujar Andung dalam keterangannya kepada petugas.

Setelah itu, informasi mengenai keberadaan korban diteruskan kepada aparat wilayah dan pihak kepolisian. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Pala, Bripka Sigit, kemudian menerima laporan warga dan segera meneruskannya kepada piket fungsi Polsek Makasar.

Kapolsek Makasar KOMPOL Sumardi bersama Kanit Reskrim AKP Choirur Rifai dan personel piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Timur yang dipimpin IPDA Gunawan tiba sekitar pukul 16.15 WIB guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tak lama berselang, ambulans membawa jenazah korban ke RS Polri untuk keperluan visum.

Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri. Polisi juga menemukan sepeda motor Honda Supra X 125 warna biru hitam beserta tas milik korban di area sekitar jembatan. Barang-barang tersebut diamankan ke Polsek Makasar sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Pihak keluarga menyebut korban selama ini diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Berdasarkan surat rujukan dari RS Adhyaksa, korban pernah didiagnosis mengalami skizofrenia dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Duren Sawit sebanyak dua kali.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan mental masih menjadi tantangan serius di tengah masyarakat perkotaan. Di balik hiruk-pikuk Jakarta yang nyaris tak pernah berhenti, ada banyak individu yang diam-diam bergulat dengan tekanan batin dan persoalan psikologis.

FKDM Kelurahan Kebon Pala menyatakan pihaknya bersama unsur kewilayahan terus meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan sosial di lingkungan masyarakat, termasuk mendorong kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan mental maupun dukungan sosial.

Apabila seseorang menunjukkan gejala depresi berat, menarik diri dari lingkungan, atau mengutarakan keinginan menyakiti diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar diharapkan segera mencari bantuan profesional maupun layanan kesehatan terdekat.



0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1