LUGAS | Taliabu - Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pulau Taliabu, H. Lutfi, mengajak masyarakat menjaga suasana tetap kondusif menyusul berkembangnya sejumlah isu sosial di Desa Banemo dan Desa Sibenpopo. Ia meminta warga tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.
Menurut Lutfi, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan musyawarah dengan mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Ia menilai keterlibatan tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, serta aparat terkait penting untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik sosial yang lebih luas.
“Permasalahan sosial hendaknya disikapi dengan tenang dan dewasa agar tidak mengganggu stabilitas keamanan maupun kerukunan masyarakat,” kata Lutfi dalam keterangannya, Sabtu, 23 Mei 2026.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Menurut dia, arus informasi di media sosial kerap memunculkan kesalahpahaman dan provokasi apabila tidak disikapi secara bijaksana.
Selain menyoroti isu yang berkembang di wilayah Pulau Taliabu, Lutfi turut menanggapi maraknya penayangan film dokumenter berjudul “Pesta Babi” di sejumlah daerah di Indonesia. Ia meminta masyarakat menyikapi tayangan tersebut secara arif dan tidak menjadikannya sebagai pemicu perdebatan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
Pihaknya juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam memberikan komentar maupun membagikan konten yang dapat memicu polemik di ruang publik digital.
Lutfi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kalangan pemuda, bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan damai di Kabupaten Pulau Taliabu. Menurut dia, penguatan nilai toleransi, saling menghargai, dan etika dalam bermedia sosial menjadi kunci menjaga kerukunan antarwarga di tengah derasnya arus informasi digital.
Laporan: Sumpono | Editor: Mahar Prastowo
