LUGAS | BITUNG — Aktivitas bongkar muat di kawasan Pelabuhan Pelabuhan Bitung, Kamis 8 Mei 2026, tak hanya menjadi pusat lalu lintas logistik. Di tengah denyut operasional pelabuhan, puluhan mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi turun langsung melakukan observasi lapangan guna memahami sistem kerja pelabuhan dari dekat.
Kunjungan akademik tersebut diterima langsung General Manager Pelindo Bitung, James David Hukom, bersama jajaran manajemen.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai aspek operasional pelabuhan, mulai dari sistem logistik, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan kesehatan lingkungan, hingga mekanisme pengamanan kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu simpul penting distribusi barang di kawasan timur Indonesia.
James mengatakan, pelabuhan bukan hanya ruang aktivitas ekonomi, tetapi juga laboratorium lapangan yang dapat memberi pengalaman praktis bagi mahasiswa untuk memahami penerapan ilmu secara nyata.
“Mahasiswa perlu melihat langsung bagaimana sistem operasional berjalan, bagaimana standar keselamatan diterapkan, termasuk bagaimana pelabuhan menjaga aspek kesehatan lingkungan di tengah aktivitas industri dan logistik yang padat,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri menjadi kebutuhan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan kerja ke depan.
Kunjungan tersebut juga dinilai membuka ruang pemahaman baru bagi mahasiswa tentang peran strategis pelabuhan dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bitung yang dikenal sebagai kota pelabuhan dan kawasan industri perikanan.
Pihak Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat menyebut observasi lapangan semacam itu penting untuk melengkapi teori yang diperoleh mahasiswa di ruang kuliah. Dengan turun langsung ke lapangan, mahasiswa dapat memahami dinamika kerja industri sekaligus tantangan kesehatan dan keselamatan di area operasional.
Pelindo Bitung sendiri menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi positif bersama institusi pendidikan sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi perkembangan industri modern.
