LUGAS | BITUNG — Pemerintah Kecamatan Lembeh Utara terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Budaya Lokal dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional 2026. Kegiatan yang akan digelar pada 15–16 Mei 2026 itu mendapat dukungan penuh dari jajaran Satrol Kodaeral VIII Bitung.
Kunjungan Camat Lembeh Utara, Yekonia Nanakong bersama jajaran lurah diterima langsung oleh Komandan Satrol Kodaeral VIII Bitung, Marvill Marfel Frits E. D. di ruang pertemuan “Lounge Room Satrol Kodaeral VIII”, Kota Bitung.
Dalam pertemuan tersebut, Camat Lembeh Utara menyampaikan berbagai agenda kegiatan budaya dan olahraga rakyat yang akan dilaksanakan dalam festival tersebut. Di antaranya lomba dayung perahu, lomba ketinting, lomba cukur kelapa, lomba renang, bakiak, takraw, bintang vokalia lagu nasional dan daerah, hingga pentas seni budaya lokal.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari semangat Hari Kebangkitan Nasional. Tujuannya membangun rasa nasionalisme, patriotisme, sekaligus merangkul generasi muda agar terhindar dari aktivitas negatif,” ujar Yekonia Nanakong.
Ia mengatakan festival budaya tersebut juga akan dikemas dengan nuansa adat dan budaya khas Nusa Utara, khususnya budaya Sangihe. Para tamu dan pejabat yang hadir nantinya akan disambut melalui prosesi penghormatan adat.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat harmonisasi sosial masyarakat di Kecamatan Lembeh Utara.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan. Ada kegiatan budaya, olahraga rakyat, sampai kegiatan sosial membantu warga kurang mampu,” katanya.
Salah satu kegiatan sosial yang akan dilakukan yakni perbaikan rumah warga yang masih berlantai tanah. Dua rumah akan dipilih, masing-masing milik warga Muslim dan Kristen, sebagai simbol toleransi dan persatuan masyarakat Lembeh Utara.
Festival budaya tersebut juga akan menghadirkan kegiatan “badaseng”, yakni tradisi berkumpul dan berdiskusi di tepi pantai menggunakan tenda sederhana sebagai ruang membahas pengembangan budaya dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Marvill Marfel Frits E. D. menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan budaya tersebut. Bahkan pihak Satrol Kodaeral VIII Bitung siap membantu pengamanan maupun dukungan lainnya, termasuk partisipasi dalam pendanaan kegiatan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menyentuh masyarakat dan generasi muda. Kami mendukung kegiatan budaya nusantara seperti ini,” ujar Dan Satrol.
Ia juga menyampaikan rencana menghadirkan sejumlah pejabat dari jajaran Kodaeral untuk ikut menghadiri kegiatan tersebut, termasuk Dankodaeral dan Wadan Kodaeral, menyesuaikan agenda dan jadwal kedinasan.
Festival Budaya Lokal Kecamatan Lembeh Utara rencananya akan berlangsung selama dua hari, 15–16 Mei 2026, sementara penutupan dijadwalkan pada 19 Mei 2026 di Kelurahan Mawali dengan lomba lari 100 meter memperebutkan Piala Camat Lembeh Utara.
Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri Wali Kota Bitung dan terbuka untuk umum sebagai bentuk perayaan budaya, persatuan, dan semangat kebangkitan nasional di Kota Bitung.



