Petra Expo 2026 Jadi Panggung UMKM Bitung, Hengky Honandar Dorong Lompatan Ekonomi Digital

 



LUGAS | BITUNG — Pemerintah Kota Bitung kembali menegaskan keberpihakannya pada penguatan ekonomi kerakyatan. Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan digital yang kian ketat, dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai diposisikan sebagai strategi utama, bukan sekadar program pelengkap.

Hal itu terlihat saat Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ellen Honandar Sondakh, menghadiri pembukaan Petra Expo 2026—sebuah ajang yang dirancang sebagai ruang temu antara kreativitas, inovasi, dan peluang pasar.

Mengusung tema Digital Entrepreneur Movement, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial. Ia menjadi etalase sekaligus laboratorium bagi pelaku UMKM untuk menguji produk, membaca tren, hingga membangun jejaring yang lebih luas. Di sinilah pemerintah mencoba masuk, mendorong transformasi dari pola usaha konvensional menuju ekosistem digital yang lebih adaptif.

Dalam sejumlah kesempatan, Pemkot Bitung menyadari bahwa persoalan utama UMKM bukan hanya pada permodalan, tetapi juga akses pasar, literasi digital, dan keberlanjutan usaha. Petra Expo, dengan pendekatan kolaboratifnya, dinilai menjawab sebagian dari persoalan tersebut.

“Kehadiran pemerintah bukan sekadar simbol dukungan, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem,” ujar salah satu panitia kegiatan.

Namun, tantangan tetap terbuka. Tanpa pendampingan berkelanjutan dan kebijakan yang konsisten, geliat UMKM berisiko stagnan setelah euforia kegiatan. Di titik ini, peran pemerintah diuji: apakah mampu menjaga momentum atau justru berhenti pada agenda tahunan.

Terlepas dari itu, sinyal yang dikirim cukup jelas. Pemerintah Kota Bitung tengah mendorong pergeseran orientasi ekonomi—dari ketergantungan menuju kemandirian berbasis inovasi lokal. UMKM diposisikan sebagai tulang punggung, sementara generasi muda didorong untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi pencipta peluang.

Dari panggung expo hingga kebijakan strategis, satu arah sedang dibangun: menjadikan UMKM Bitung lebih tangguh, lebih adaptif, dan mampu bersaing di pasar yang semakin digital. Sebuah langkah yang, jika konsisten dijalankan, berpotensi mengubah wajah ekonomi lokal secara signifikan. (Sumber: PB) 




0/Post a Comment/Comments

LUGAS 28th
Ads1
Ads1