LUGAS | Kota Bekasi - Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bekasi masa bakti tahun 2025 - 2030 dibawah komando H. Ade Ardiansyah, S.H.,M.Kn., dikukuhkan dan dilantik secara langsung oleh Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono Wali Kota Bekasi di Plaza Pemrintah Kota Bekasi, pada Selasa (5/5/2026).
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam bidang koperasi difokuskan pada penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini merupakan perwujudan Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Wali Kota berharap dengan kepengurusan Dekopinda yang baru ini masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Sebagai pengurus Dekopinda Kota Bekasi untuk menjadi fasilitator kesetaraan sosial di bidang koperasi dan UMKM.
"Tentunya ini menjadi tugas baru kepengurusan Dekopinda Kota Bekasi yang menjadi wadah para pelaku usaha dan pelaku koperasi di Kota Bekasi, menjadi penghubung kemitraan dan jembatan untuk akselerasi dengan Pemerintah Kota Bekasi," ujar Tri.
Menurut Tri Adhianto, kepemimpinan yang baru ini bisa menjadi peran aktif dan selalu bersinergitas dengan Pemerintah Kota Bekasi di bidang Koperasi dan UMKM dan menjadi wadah yang mengayomi pelaku usaha dari usaha kecil, menegah hingga usaha besar dan tentunya harapan besar untuk Dekopinda Kota Bekasi bisa menjadikan wadah yang besar dan bermanfaat bagi warga Kota Bekasi.
Usai dilantik, Ketua Dekopinda Kota Bekasi terpilih, H. Ade Ardiansyah, menegaskan bahwa pengukuhan dan pelantikan merupakan amanat organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dekopin, sekaligus momentum strategis untuk memperkuat posisi koperasi.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah mengukuhkan dan melantik kami, tentunya kami berterima kasih juga semua pengurus maupun anggota Dekopinda Kota Bekasi sehingga acara ini bisa berjalan lancar dan sukses," ucap H. Ade.
Dijelaskan H. Ade, bahwa pasca pelantikan Dekopinda melakukan penguatan internal. Dekopinda Kota Bekasi juga terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi serta pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong koperasi berperan lebih besar dalam ekosistem ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung UMKM.
“Karena kunci ke depan adalah konsolidasi dan kolaborasi. Koperasi tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus terhubung dengan kebijakan pemerintah daerah, dunia usaha, dan akses pembiayaan yang inklusif. Selain itu kami juga akan mengadakan rapat kerja daerah yang akan kami laksanakan di Bogor," pungkas H. Ade.
Selain meramaikan acara pengukuhan dan pelantikan, keterlibatan puluhan UMKM menunjukkan langkah nyata koperasi sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan. (Agus W)
