LUGAS | Jakarta Timur - Jajaran Polsek Makasar kembali menggelar Operasi Cipta Kondisi dalam rangka Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026) dini hari. Operasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), mulai dari balap liar, begal, tawuran warga, kepemilikan senjata tajam, hingga penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan dimulai sejak pukul 01.00 WIB dengan melibatkan 25 personel gabungan. Operasi dipimpin langsung Kapolsek Makasar Kompol Sumardi didampingi Kanit Intel Ipda Abdul Gani selaku pengendali lapangan serta Kanit Provost Aiptu Saman.
Sebelum patroli dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Mapolsek Makasar. Setelah itu, petugas bergerak melakukan patroli mobile dan stasioner menyusuri sejumlah titik rawan di wilayah Makasar.
Rute patroli melintasi Jalan Raya Pondok Gede, Jalan SMU 48, Jalan Pusdiklat Depnaker, Jalan Kerja Bhakti Pasar Embrio, Jalan Squadron, Jalan Komodor Halim, Jalan Raya Protokol Halim, hingga kawasan Cawang Interchange dan Pintu 2 Taman Mini.
Selain patroli bergerak, petugas juga memperkuat pengamanan di sejumlah titik keramaian dan lokasi rawan gangguan kamtibmas. Di antaranya kawasan Tamini Square dan Masjid At-Tin yang menjadi lokasi pemantauan aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari.
Sementara itu, pengawasan khusus antisipasi tawuran difokuskan di kawasan Cipinang Melayu, Makasar, dan Kebon Pala. Posko terpadu “Jaga Jakarta” di Cipinang Melayu dan RW 09 Kebon Pala juga menjadi titik pengawasan aparat.
Sekitar pukul 01.10 WIB, razia stasioner dimulai di Jalan Pusdiklat Depnaker, Pinang Ranti. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua dan memberikan teguran kepada pengendara yang tidak memenuhi kelengkapan berkendara.
Selanjutnya pada pukul 02.05 WIB, patroli bergeser ke Jalan Raya Taman Mini depan Masjid At-Tin untuk mengantisipasi aksi balap liar. Aparat juga membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul hingga dini hari dengan pendekatan persuasif dan imbauan agar segera pulang ke rumah masing-masing.
Patroli kemudian dilanjutkan secara mobile ke sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
Dalam operasi tersebut, polisi masih menemukan banyak pengendara sepeda motor yang tidak membawa STNK, tidak menggunakan helm, serta tidak memasang pelat nomor kendaraan. Kepada para pelanggar, petugas memberikan teguran dan edukasi terkait pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan di jalan.
Kapolsek Makasar Kompol Sumardi mengatakan kegiatan patroli dan operasi cipta kondisi akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan potensi kriminalitas jalanan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Timur.
“Situasi secara umum aman dan kondusif,” tutup Sumardi.
Sumardi mengatakan kegiatan patroli dan operasi cipta kondisi akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan potensi kriminalitas jalanan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Timur.
Menurut Sumardi, menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Ia mengatakan masyarakat perlu ikut berperan aktif menjaga wilayah masing-masing dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan. “Keamanan wilayah merupakan tugas dan tanggung jawab bersama,” kata Sumardi.
Menurut Sumardi, menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Ia mengatakan masyarakat perlu ikut berperan aktif menjaga wilayah masing-masing dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan. “Keamanan wilayah merupakan tugas dan tanggung jawab bersama,” kata Sumardi.
Galeri











