LUGAS | BITUNG — Pemerintah Kota Bitung kembali mencatatkan capaian penting di tengah tantangan ekonomi dan tuntutan tata kelola pemerintahan yang semakin ketat. Sehari setelah momentum hari ulang tahun Wali Kota Bitung, 𝐇𝐞𝐧𝐠𝐤𝐲 𝐇𝐨𝐧𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫, S.E., Kota Bitung justru menerima dua penghargaan strategis yang dinilai menjadi simbol keberhasilan birokrasi dan stabilitas ekonomi daerah.
Dua capaian tersebut yakni Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta penghargaan Terbaik I kategori Pengendalian Inflasi tingkat daerah. Kombinasi dua prestasi itu bukan sekadar seremonial administratif, melainkan indikator bahwa tata kelola keuangan dan pengendalian ekonomi daerah berjalan pada jalur yang dinilai efektif.
Opini WTP dari BPK menjadi penanda bahwa laporan keuangan Pemerintah Kota Bitung dianggap memenuhi standar akuntansi pemerintahan secara wajar dan transparan. Di tengah sorotan publik terhadap penggunaan anggaran daerah di berbagai wilayah, capaian tersebut menjadi legitimasi bahwa pengelolaan keuangan Pemkot Bitung berada dalam koridor akuntabilitas.
Tak hanya itu, penghargaan pengendalian inflasi juga menjadi catatan tersendiri. Sebab, di tengah fluktuasi harga bahan pokok dan tekanan ekonomi nasional, Pemerintah Kota Bitung dinilai mampu menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi pangan tetap terkendali di tingkat masyarakat.
Sejumlah kalangan menilai, keberhasilan pengendalian inflasi tidak hanya bergantung pada kebijakan di atas meja birokrasi, tetapi juga pada koordinasi lintas sektor di lapangan. Mulai dari pengawasan distribusi bahan pokok, operasi pasar, hingga keterlibatan perangkat daerah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Prestasi ganda tersebut dinilai memperlihatkan adanya konsolidasi birokrasi yang cukup solid di bawah kepemimpinan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar. Di satu sisi, pemerintah dituntut menjaga disiplin administrasi dan transparansi anggaran. Di sisi lain, pemerintah daerah juga harus hadir menghadapi tekanan ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat.
Momentum ini pun disebut menjadi “kado spesial” bagi jajaran Pemerintah Kota Bitung sekaligus masyarakat. Sebab, capaian tersebut lahir bukan hanya dari aspek administratif, tetapi juga dari indikator kesejahteraan dan stabilitas ekonomi yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Pemerintah Kota Bitung berharap capaian ini dapat menjadi energi baru untuk terus memperkuat pelayanan publik, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta mendorong pembangunan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
(Sumber: Pemkot Bitung)
