LUGAS | BATANGHARI - Di tepian Danau Aek Meliuk, Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, suasana Minggu (24/5/2026) pagi itu berbeda. Puluhan muda-mudi tampak duduk melingkar, sebagian berdiskusi, sebagian lagi tersenyum malu-malu saat sesi perkenalan dimulai. Di tengah kegiatan itu, sejumlah personel Senkom Mitra Polri Kabupaten Batang Hari terlihat ikut memantau jalannya acara.
Sebanyak 70 peserta muda-mudi LDII se-Kabupaten Batang Hari mengikuti kegiatan Keakraban Usia Mandiri (USMAN). Agenda pembinaan tersebut menyasar kelompok usia nikah atau UNIK, dengan fokus pada penguatan karakter, nilai keagamaan, hingga pembekalan menuju kehidupan rumah tangga.
Kehadiran Senkom Mitra Polri disebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pemantauan dilakukan sejak awal hingga penutupan acara untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan kondusif.
Perwakilan Senkom Mitra Polri Kabupaten Batang Hari mengatakan, sinergi pengamanan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda berbasis keagamaan.
“Pembinaan pemuda membutuhkan lingkungan yang aman dan nyaman. Karena itu kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan tertib sehingga tujuan pembentukan karakter bisa tercapai,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana santai. Para peserta mengikuti sesi materi tentang kehidupan berumah tangga, komunikasi, hingga pentingnya membangun keluarga harmonis sesuai syariat Islam.
Memasuki sesi penutupan, suasana berubah lebih cair. Panitia membagi peserta ke dalam kelompok kecil campuran putra dan putri untuk saling mengenal dalam konsep taaruf. Meski berlangsung santai, interaksi peserta tetap berada dalam pengawasan panitia.
Di sela-sela perkenalan itu, aroma ayam bakar mulai tercium dari area tepi danau. Panitia menyiapkan makan bersama sebagai bagian dari kegiatan keakraban.
Menurut salah satu panitia, sesi makan bersama sengaja dirancang sebagai media “ice breaking” agar peserta lebih mudah membangun komunikasi awal.
“Bukan hanya makan bersama, tetapi juga belajar saling mengenal karakter, latar belakang, dan membangun niat baik untuk mencari pasangan yang sekufu,” katanya.
Pendamping Tim Keluarga Bahagia DPD LDII Kabupaten Batang Hari, H. Budiluhur, berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda.
Ia menilai pembinaan tidak cukup hanya lewat materi formal, tetapi juga membutuhkan ruang interaksi yang sehat dan terarah agar lahir keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib hingga selesai. Kolaborasi antara LDII dan Senkom Mitra Polri dinilai menjadi contoh bagaimana pembinaan generasi muda dapat berjalan berdampingan dengan penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Laporan: Romli | Editor: Mahar Prastowo
